Erdogan Merkel Bahas Suriah dan Libya via Telepon

 

Matamatanews.com, ANKARA—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diluar dugaan mengadakan pembicaraan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel guna membahas situasi konflik yang terjadi di Suriah dan Libya, demikian pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu (29/12/2019) kemarin di Ankara, Turki.Seperti dilansir harian Turki Daily Sabah , pernyataan yang dikeluarkan Direktorat Komunikasi Turki mengatakan bahwa kedua pemimpin itu juga membahas hubungan bilateral dan perkembangan regional.

Pembicaraan via telepon dilakukan setelah Ankara dan pemerintah Libya yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Persetujuan Nasional (GNA) pada 27 November lalu menandatangani dua pakta yang terpisah, satu mengenai kerjsa sama militer dan lainnya terkait dengan batas-batas laut negara-negara di Mediterania.

Secara terpisah, Turki meluncurkan Operation Peace Spring pada 9 Oktober untuk melenyapkan teroris YPG / PKK dari Suriah utara di sebelah timur Sungai Efrat untuk mengamankan perbatasan Turki, membantu pengembalian yang aman bagi pengungsi Suriah dan memastikan integritas wilayah Suriah.

Operasi telah dihentikan setelah dua kesepatakan dengan Rusia dan Amerika Serikat meminta kelompok teroris PKK  menarik diri dari wilayah tersebut, dan selama hampir 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, kelompok pemberontak PKK dan YPG cabang Suriah telah bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang , termasuk wanita, anak-anak dan bayi.Bahkan pemerintah Turki, Amerika Serikat , dan Uni Eropa menyebut kelompok PKK dan sayapnya sebagai organisasi teroris. (bar)

 

redaksi

No comment

Leave a Response