Duterte Ancam Kelompok Pemberontak Komunis

 

Matamatanews.com, MANILA— Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam  pemberontak komunis untuk tidak melakukan kekerasan di jalanan. Bila seruannya itu tidak di dengar, Duterte maka ia akan menerapkan darurat militer di seluruh Filipina. Ancamannya itu, kata Duterte akan dibuktikan  bila ada kelompok pemberontak komunis yang melakukan aksinya di jalanan.

"Saya tidak berusaha menakutimu. Jangan melakukan kesalahan dengan melakukan pemberontakan, di mana ada pertempuran di jalanan. Saya tidak akan ragu untuk memberlakukan darurat militer di seantero negeri dan memerintahkan penangkapan semua orang," ucap Duterte, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/9).

Seperti diketahui, kelompok pemberontak komunis di Filipina belakangan ini mulai menunjukkan geliatnya untuk melakukan aksi kekerasan terkait pemerintah Filipina sempat menunda perundingan dengan Partai Komunis Filipina (CPP). Belum lagi di asingkannya pendiri partai komunis Filipina, Jose Maria Sison, membuat proses perdamaian dan negosiasi dengan pemerintah dihentikan sepihak , pada Sabtu (10/9/2017) lalu.

Sison menyebut, bahwa pemerintahan Duterte seakan tidak serius dan berupaya maksimal untuk melakukan proses negosiasi dengan partai komunis, pemimpin seperti itu tidak bisa dipercaya. Selain itu, Sison juga menyebut Duterte sebagai pemimpin Filipina yang gila.

“jalur tersebut telah ditarik untuk memisahkan, melawan dan menggulingkan rezim Duterte, ia akan kesulitan untuk meyakin kami lagi,” kata Sison, yang kini tinggal di Belanda. (cam/berbagai sumber/snd)

sam

No comment

Leave a Response