Dugaan Pelanggaran Administratif Pemilu Dilakukan KPU

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Rabu (1/11/2017), Sidang pendahuluan penanganan pelanggaran administrasi tahapan pendaftaran dan verifikasi parpol Pemilu 2019 digelar oleh Bawaslu yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan.

Hal ini terjadi karena banyak Parpol yang melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh KPU pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Berdasarkan laporan dari parpol-parpol tersebut, sekitar tujuh laporan terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan KPU.

Partai Politik yang melaporkan pelanggaran tersebut yakni, Partai Bhineka Indonesia, PKPI versi Haris Sudarno, PKPI versi Hendropriyono, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Republik, Partai Idaman, serta Partai Bulan Bintang. Menurut Ketua Bawaslu, laporan-laporan tersebut memenuhi syarat formil dan materil. Agenda selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan pelapor dan terlapor dalam hal ini KPU RI.

“Jika para pihak pelapor ingin menghadirkan keterangan ahli silakan,” jelas Abhan.

Menanggapi polemik ini, Bawaslu menargetkan penanganan tujuh laporan ini selesai paling lambat tanggal 16 November 2017.

“Selambat-lambatnya tanggal 16 (November) selesai dan kami berupaya sebelum tanggal 16 sudah selesai dan meminta para pihak kooperatif,” lanjut Abhan.

Sidang berikutnya digelar pada hari ini (2/11/2017) dengan agenda mendengarkan pokok-pokok laporan dari para pelapor, yang kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan tanggapan dari pihak terlapor yakni KPU RI. [Did/Mdk/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response