Dosen Unsoed Raih Dua Gelar Doktor

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum mengungkapkan, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsoed Nuning Vita Hidayati, secara resmi mendapatkan dua gelar doktor setelah dirinya berhasil mempertahankan disertasinya dari UNDIP Semarang dan Aix-Marseille Universite (AMU) Perancis.

Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D. berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang tertutup Program Doktor Manajemen Sumberdaya Akuatik FPIK UNDIP pada hari Jumat 17 Desember 2020 melalui SSO Teams UNDIP di Semarang. Dia meraih IPK sempurna 4, dan diganjar predikat Cumlaude

Pada hari yang sama, Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D.  juga berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang terbuka di Ecole Doctorale Science de l'environnement, Aix-Marseille Université (AMU) Perancis melalui zoom dan sreaming youtube di Semarang dan dia meraih gelar doktor  juga dengan dengan predikat tertinggi: Très Honorable (Summa Cum Laude) pada bidang Chimie de l'Environnement (Kimia Lingkungan).

Dalam sidang tertutup yang berlangsung selama 2,5 jam dan sidang terbuka yang berlangsung selama 2 jam, anggota Masyarakat Akuakultur Indonesia ini sukses membuat Dewan Juri menganugerahinya penghargaan “félicitations du jury”. Penghargaan tersebut diberikan hanya kepada mahasiswa yang sanggup meraih pencapaian tertinggi dalam sistem akademik di Perancis. 

Dewan juri tersebut terdiri atas para promotor, reviewer, penguji, dan perwakilan dari Program S3 UNDIP dan AMU yaitu Prof. Pierre Doumenq (Aix-Marseille Université), Prof.Dr.Agus Sabdono (UNDIP), Prof.Dr. Agung Dhamar Syakti (Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang), Prof.Dr.Syafsir Akhlus (ITS Surabaya), Prof.Dr. Ambariyanto,M.Sc.,PhD. (UNDIP), Prof.Dr.Tri W. Agustini (UNDIP), Dr.Ita Widowati (UNDIP), Dr.Frida Purwanti,M.Sc. (UNDIP), Dr.Laurence Asia (Aix-Marseille Université), Dr.Pascale Prudent (Aix-Marseille Université) dan Dr.Aurore Zulaouk Vergnolux (Université de Nantes).

Keberhasilan.Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D. meraih gelar doktor tak lepas dari dukungan Pemerintah Indonesia melalui beasiswa LPDP skema Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia - Luar Negeri (BUDI-LN).

Dalam disertasinya, Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D. yang juga ahli Pengendalian Pencemaran Perairan, mengangkat topik tentang emerging contaminants (contaminan yang baru muncul) dalam kaitannya dengan sustainable aquaculture (budidaya perikanan berkelanjutan). Konsep akuakultur berkelanjutan sendiri mengacu pada prinsip pembangunan berkelanjutan sebagaimana telah diadopsi pada berbagai sektor baik yang berbasis sumberdaya alam (natural resources) maupun industri (manufacturing). 

Dalam perspektif budidaya perikanan, prinsip keberlanjutan dimaknai sebagai upaya pengelolaan sumberdaya akuakultur secara bertanggungjawab dengan tetap menjamin kualitas lingkungan dan upaya konservasi sumberdaya alam. Dalam konteks ini, potensi polutan menjadi salah satu indikator kunci. 

(Metals and Organic Contaminants)” ini mengkaji secara tuntas berbagai jenis emerging contaminants yang menjadi fokus perhatian dalam kegiatan budidaya yaitu; logam berat, Persistent Organic Pollutants (Pestisida dan PCBs), serta senyawa obat-obatan (antibiotik).

Atas pencapaian dan prestasi yang diraihnya, Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D. pada akhir sidang  mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah berperan dalam penyelesaian studinya. Ia juga secara pribadi mendedikasikan karya disertasi dan gelar doktornya bagi almarhum(ah) orang tua tercinta, Dahlan Alfaedy dan Siti Washiyah. Di lain kesempatan Dr.Nuning Vita Hidayati,S.Pi,M.Si,Ph.D. juga menyatakan harapannya untuk dapat memberikan sumbangsih terbaiknya bagi bangsa Indonesia dan juga bagi ilmu pengetahuan. (hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response