Dosen Fapet Unsoed Launching Video Clip Baru Berjudul "Salam 5 M"

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Sampai saat belum ada obat yang terbukti efektif mengatasi Covid-19. Pencegahan menjadi faktor yang sangat penting dalam upaya meminimalisir penyebaran virus tersebut, salah satunya melalui protokol 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas), serta vaksinasi. Vaksinasi Covid-19 terbukti menghasilkan antibodi, tetapi tak sepenuhnya melindungi. Untuk itu, masyarakat tidak boleh lengah, sebab saat ini ada kasus orang tertular Covid-19 meski sudah divaksinasi. Selain vaksin, untuk menjaga sistem imun bisa dengan makan bergizi, tidak merokok, tidur bermutu, kendalikan stres, dan suplemen. Hal tersebut diungkapkan oleh Humas Dies Natalis ke-55 Fakultas Peternakan Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum. saat mendampingi Kusuma Widayaka melaunching video klip terbarunya.

Menurut Einstein, masa pandemi Covid-19 tak hanya menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi, tetapi juga merupakan momen yang tepat bagi Dosen Fakultas Peternakan Unsoed Ir. Kusuma Widayaka, MS. (Kusuma) untuk menciptakan lagu bertajuk "Salam 5 M".

Kusuma menjelaskan launching video klip terbarunya dilakukan di sosial media pada tanggal 21 Maret 2021. Di video tersebut, selain menampilkan suara merdu Khalifa Sakhi Putri Irfan (cucu kedua Kusuma) juga menyuguhkan cerita tentang kepergian kakak kandung Kusuma.

"Awalnya beliau sakit bukan karena Covid-19, namun setelah dirawat di sebuah RS ternama di Jakarta, malah terkena Covid-19. Hanya dalam hitungan hari beliau wafat di usia yang tak muda lagi. Sesaat setelah adik-adiknya melakukan pembicaraan via zoom, Bude atau Eyang, panggilan kakak kami menghadap sang Ilahi," ujar Kusuma. 

Kusuma menjelaskan pada hari Kamis, 11 Februari 2021 pukul 10.15, saat adik-adik membicarakan langkah terbaik bagi orang yang dicintai, disaat itu pula Allah memanggilnya.

Dari peristiwa itulah kata Kusuma, dapat diambil pelajaran bahwa kita harus selalu menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkumpul, berolah raga rutin, juga istirahat yang cukup selain makan dan minuman yang bergizi.

"Selamat jalan Bude/Eyang, lagu ini kami persembahkan untuk bangsaku karena terinspirasi kisah hidupmu," kata Kusuma.

Lebih lanjut Einstein menambahkan, Kusuma telah berkecimpung di dunia musik sejak usia SMA, kini telah mengeluarkan 28 lagu. 

"Di masa normal baru akibat pandemi Covid-19 telah mengilhami Kusuma membuat lagu "Salam 5 M". Ini merupakan bukti keseriusannya dalam menyikapi kehidupan sekarang," kata Einstein.

"Kusuma tak hanya menunjukkan kemampuan vokal. Dari segi musik, lagu yang diciptakan Kusuma ini juga  menunjukkan kemampuannya dalam menyampaikan pesan melalui kata-kata sederhana," lanjut Einstein.

Berikut lirik "Salam 5M" :

Cuci tangan pakai sabun duapuluh detik

Jaga jarak dua meter jarak aman

Ingat selalu wajib pakai masker

Teratur olah raga dan bersikap tenang

Cuci tangan pakai sabun duapuluh detik

Jaga jarak dua meter jarak aman

Ingat selalu wajib pakai masker

Makan bergizi dan minum multivitamin

Cuci tangan pakai sabun duapuluh detik

Jaga jarak dua meter jarak aman

Ingat selalu wajib pakai masker

Membatasi mobilitas dan interaksi

Cuci tangan pakai sabun duapuluh detik

Jaga jarak dua meter jarak aman

Ingat selalu wajib pakai masker

Menghindari kerumunan dan keramaian

Cuci tangan pakai sabun duapuluh detik

Jaga jarak dua meter jarak aman

Ingat selalu/ wajib pakai masker

Tingkatkan imun/tingkatkan//iman.(hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response