Ditemukan 17 Kasus Mutasi Asal Inggris COVID-19 di Dekat Yerusalem

 

Matamatanews.com, RAMALLAH—Kamis (21/1/2021) kemarin Menteri Kesehatan Mai Alkaila  mengatakan ada 17 kasus pertama mutasi Inggris COVID-19 ditemukan di Palestina.

Dalam siaran persnya yang dilansir kantor berita Palestina WAFA, ia mengatakan bahwa 17 kasus varian Inggris itu ditemukan di desa Beit Surik, Bir Nabala, Al-Judeira, Beit Hanina, Al-Ram dan Shuafat, semuanya di Kegubernuran Yerusalem di Tepi Barat.

Ia mencontohkan, tim kerja dari Kementerian Kesehatan dan Arab American University telah melakukan beberapa tes untuk mendeteksi mutasi genetik baru virus corona dari sampel yang diambil dari sejumlah pasien. Alkaila menambahkan, tim peneliti mampu mendeteksi keberadaan mutasi genetik baru virus corona di beberapa usapan yang dikumpulkan dari Tepi Barat.

Alkaila mencatat bahwa tim pengobatan pencegahan akan menindaklanjuti pasien dan kondisi kesehatan mereka, dan akan membuat survei yang diperlukan untuk melacak kasus lain, jika ada.(esma)

 

redaksi

No comment

Leave a Response