Dinporabudpar Banyumas Gelar Gowes Budaya Banyumas Kota Lama

 

Matamatanews.com, BANYUMAS - Berolahraga seperti gowes tentu saja sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain menyehatkan, berolahraga membuat kita menjadi jauh lebih disiplin, mulai dari bangun pagi hingga disiplin dalam mengkonsumsi makanan sehat. Beberapa hal yang disarankan ketika berolahraga pada saat pandemi adalah lakukan olahraga di luar ruang, senantiasa berjaga jarak, tetap kenakan masker terutama bila berada di area publik, dan jangan malas mencuci tangan usai berkegiatan.

Sementara Ketua Komunitas Bike To Work / B2W Purwokerto Dr.Nurul Hidayat,S.Pt.,M.Kom. memaparkan bahwa Gowes Budaya Jalajah Kota Lama Banyumas 2021 diselenggarakan oleh Dinporabudpar Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan Bike to Work (B2W) korwil Purwokerto, Lempengmas, dan KKN MBKM Unsoed yang dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Oktober 2021. Titik kumpul kegiatan ini kata Nurul di Pendhapa Si Panji Kecamatan Banyumas. 

"Kegiatan ini berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2021, Kegiatan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Museum Non Fisik, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemendikbud Ristek sebagai bentuk dukungan untuk mengenalkan potensi wisata sejarah dan budaya di kawasan kota lama Banyumas serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dengan bersepeda. Kegiatan ini sekaligus Pengukuhan Pengurus B2W Purwokerto dan Launching Banjoemas Bike Tourism yang dibuka oleh Bupati Banyumas Ir.H.Achmad Husein," kata Nurul Hidayat atau akrab dipanggil Dr.ENHA.

Dr.ENHA menjelaskan pada kesempatan tersebut disampaikan 10 KeBIKEan yakni BikeWebsite, Bikedays, Bikesocial, Bikepreneur, Bikenomic, Bikecampaign, Biketourism, BikeApps, Bikecorner, dan Bikepodcast.

Kegiatan Gowes Budaya ini menurut Dr.ENHA diikuti oleh Bupati Banyumas, Wakil Bupati, Sekda Banyumas, Sekwan, serta OPD lainnya yang ada di Kabupaten Banyumas. Selain itu diikuti oleh peserta lomba yang terdiri dari berbagai Komunitas sepeda yang ada di Kabupaten Banyumas.

Dr.ENHA mengatakan bahwa rute yang dilalui ada dua rute yaitu rute untuk Bupati dan OPD, serta rute untuk Peserta Lomba atau Komunitas. Rute pertama melewati kawasan potensi wisata yang ada di Kota Lama Banyumas, di antaranya adalah Ndalem Kepatihan Banyumas, Kampoeng Nopia Mino, Kawasan Tembaga / Kadipaten Banyumas yang pertama, Tepian Serayu Kedunguter yang nantinya menjadi lokasi dibangunnya Pelabuhan Sungai Serayu, hingga melewati kawasan Pecinan yang berada di Jalan Pungkuran. Adapun rute yang kedua khusus untuk peserta lomba mengunjungi Makam Bupati Banyumas hingga ke Kawasan Wisata Desa Kejawar.

"Bagi peserta lomba nantinya mendapatkan hadiah apresiasi bagi kelompok terbaik 1, 2, dan 3 dengan total hadiah jutaan rupiah. Dalam kesempatan ini Camat Banyumas juga menyerahkan blueprint Masterplan pengembangan Kota Lama Banyumas untuk upaya pengembangan Banyumas sebagai kawasan wisata yang terintegrasi dan berbasis masyarakat," terangnya.

Dr.ENHA menambahkan bahwa Event Gowes Budaya Banyumas Kota Lama juga bertepatan dengan Peringatan Hari Kota Dunia. Untuk itu event kali ini juga didaftarkan di ajang URBAN OKTOBER 2021 guna membantu menyukseskan Hari Kota Sedunia. Informasi lebih lanjut tentang Urban Oktober, silakan kunjungi  https://urbanoctober.unhabitat.org.

Dr.ENHA berharap kontribusi Gerakan Moral Budaya bersepeda yang dilakukan oleh B2W Indonesia juga B2W seluruh Korwil B2W di Indonesia bisa menjadikan Perkotaan Bebas Karbon bukan hanya Sebatas Konsep. (hen)

redaksi

No comment

Leave a Response