Dindukcapil Banjarnegara Kembali Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA –Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten (Dindukcapil) Kabupaten Banjarnegara terus melakukan jemput bola perekaman KTP Elektronik. Salah satu tempat yang menjadi sasaran adalah Desa Tlaga, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Menurut data di lapangan jumlah warga yang direkam sebanyak 102 orang  meliputi penduduk rentan, manula, difabel / berkebutuhan khusus dan perekam pemula. Rabu (15/9/2021).

Menurut Kepala Dindukcapil Kabupaten Banjarnegara, Tien Sumarwati S. Sos MM, kegiatan perekaman KTP elektronik terus dilakukan dalam upaya meningkatkan pelayanan, khususnya dalam penuntasan pendataan penduduk rentan dokumen kependudukan.

Dijelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19  Tahun 2018 Tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan, sesuai pasal 2 ayat (2)  dapat dilakukan melalui layanan terintegrasi dan/atau jemput bola. Sesuai data yang ada di Dindukcapil Kab. Banjarnegara ditemui beberapa desa di wilayah Kabupaten Banjarnegara yang warganya belum melakukan perekaman KTP-el, sehingga mereka tidak mempunyai dokumen kependudukan berupa KTP elektronik.

”Salah satu peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan adalah dengan jemput bola. Kami berharap tidak ada lagi masyarakat yang belum mempunyai KTP elektronik mengingat KTP ini adalah identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana (Dindukcapil) yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Tien Sumarwati berharap, dengan kepemilikan identitas KTP el dapat memberikan kepastian dan kenyamanan kepada masyarakat apabila ada bantuan bantuan dari pemerintah, bantuan sosial, di perbankan, BPJS, dan penerima vaksin.

"Di lapangan masih ditemui lansia dan difabel yang belum memiliki KTP elektronik sehingga kegiatan jemput bola sangat membantu mereka untuk mempunyai identitas kependudukan," terangnya.

Aplikasi Durenmas

Lebih jauh Tien Sumarwati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi durenmas yang mempermudah masayarakat dalam pengurusan data kependudukan. 

“Durenmas sangat praktis dan gratis. Tidak ada biaya apapun untuk pengurusan dokumen kependudukan. Bahkan tidak perlu datang ke kantor Dindukcapil. Cukup dari rumah dan print dokumen dari rumah juga. KK, akta, surat pindah bisa diprint sendiri dari rumah kecuali KTP elektronik harus print di Dindukcapil,” imbuhnya.(One/Jof/mjawi)

redaksi

No comment

Leave a Response