Di Pengadilan Najib Sebut Istrinya Beli Perhiasan Senilai US$ 80.700

 

Matamatanews.com, KUALA LUMPUR—Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengatakan kepada Pengadilan Tinggi, Kamis (9 Januari) bahwa istrinya Rosmah Mansor membeli sepotong perhiasan senilai RM3,3 juta (US $ 80.700) di Italia dengan menggunakan kartu kreditnya pada 2014.

Wanita berusia 67 tahun itu, yang juga mantan menteri keuangan Malaysia, mengatakan pembelian yang dilakukan di butik perhiasan pada Agustus 2014 adalah hadiah untuk istri perdana menteri Qatar.

Ketika diperiksa silang oleh jaksa ad-hoc, V. Sithambaram, Najib mengatakan dia telah meminta istrinya untuk melakukan pembelian.Najib sebelumnya mengatakan kepada pengadilan bahwa ia menghabiskan jumlah itu untuk perhiasan.

"Itu adalah perhiasan," kata Najib ketika ditanyai oleh Sithambaram tentang jumlah perhiasan yang sebenarnya dibeli di butik.

Sithambaram kemudian meminta Najib untuk merujuk pada laporan banknya, tertanggal September 2014, yang mengungkapkan pembelian 10 item.Setelah merujuk pada pernyataan itu, Najib kemudian mengatakan sepertinya itu adalah seperangkat perhiasan.

"Sepertinya itu satu set. Tapi aku harus memeriksa dengan istriku. Dia membeli barang itu," kata Najib.

"Ya, hanya seorang wanita yang tahu apa yang disukai wanita lain," kata Sithambaram bercanda.

Najib mengatakan, hadiah itu dikirim ke istri pejabat asing itu melalui seorang petugas protokol, dan itu adalah praktik biasa. Najib sebelumnya bersaksi bahwa hadiah itu untuk membalas hadiah yang diberikan Syekh dan istrinya kepadanya dan Rosmah selama kunjungan mereka ke Malaysia.

Dia juga mengatakan bahwa dia tidak dapat mengingat jika miliaran ringgit yang disumbangkan dalam sumbangan yang diterima dari keluarga kerajaan Saudi digunakan untuk bantuan banjir Kelantan 2014.

Anggota Parlemen Pekan juga bersaksi bahwa pengeluaran kartu kredit pribadinya ribuan ringgit tidak signifikan mengingat sumbangan yang diterimanya dari keluarga kerajaan Saudi.

Najib Bilang Pembelian Tidak Penting

Najib juga cecar pertanyaan oleh Sithambaram atas pengeluaran pribadi ribuan ringgit dalam pernyataan kartu kreditnya.

Selama proses akhir, Najib mengatakan bahwa satu-satunya pengeluaran pribadi yang signifikan yang dibebankan ke kartu kreditnya adalah pembelian RM466.330,11. Jam tangan Chanel untuk istrinya Rosmah, yang ia beli karena merasa bersalah harus menunda liburan keluarga.

"Saya mengatakan kepada Anda bahwa pernyataan Anda bahwa arloji mewah adalah satu-satunya pengeluaran pribadi Anda tidak benar," kata Sithambaram.

"Saya harus memenuhi syarat bahwa arloji itu substansial. Pengeluaran lain tidak signifikan," jawab Najib.

"Tetap saja, ada pengeluaran lain (ribuan ringgit) termasuk menginap di hotel di Roma, Bali dan Bangkok," balas Sithambaram.

"Ya, tapi itu tidak signifikan," kata Najib.

"Tidak signifikan berdasarkan sumbangan Arab?" tanya Sithambaram.

"Ya," kata Najib.

"Penting bagi orang lain," balas Sithambaram.

Najib mengajukan pembelaan atas tujuh tuduhan penyelewengan RM42 juta dalam dana SRC International, terdiri dari tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan, tiga tuduhan pencucian uang dan satu tuduhan penyalahgunaan posisi terkait dengan dana SRC.

Persidangan di hadapan Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali akan dilanjutkan pada 20 Januari mendatang.

Najib menghadapi 42 dakwaan pidana dalam lima persidangan terpisah terkait dugaan pencurian miliaran dolar dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB), subjek investigasi di setidaknya enam negara termasuk Amerika Serikat, Singapura, dan Swiss. Dia mengaku tidak bersalah.

Pihak berwenang Malaysia dan Amerika mengatakan sekitar US $ 4,5 miliar disalahgunakan dari 1MDB, yang didirikan bersama oleh Najib pada tahun 2009.(bernama/CNA)

 

redaksi

No comment

Leave a Response