Di Masa Pandemi Tak Menyurutkan Persit Kodim 0701/Banyumas Untuk Berkarya

 

Matamatanews.com, BANYUMAS - Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini banyak kegiatan masyarakat yang terganggu. Namun, demi memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, masyarakat tetap beraktivitas seperti sediakala dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Memiliki keahlian untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain adalah sesuatu yang jarang dimiliki oleh semua orang. Seperti halnya keahlian dalam membuat tas, sepatu, menjahit, bercocok tanam, beternak, kuliner  dan lain sebagainya. Tak jarang hobi yang berawal hanya sekedar coba coba tersebut menjadi sesuatu yang diminati oleh masyarakat luas.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Ny. Umi Jupri, istri dari Serka Jupri (Ba Simak BMN Staf Log Kodim 0701/Banyumas) yang menekuni ketrampilannya membuat tas dan sepatu dari bahan baku tali kur dan benang rajut.

Tas dengan bahan dasar tali kur ini memang tengah booming di Indonesia. Pemakaiannya semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan ibu-ibu.

Ny. Umi Jupri mengungkapkan, bahwa tas buatannya berbahan tali kur yang dirajut sedemikian rupa hingga membentuk sebuah tas. 

"Ada yang menganggap cara membuat tas dari tali kur ini susah. Namun jika mengetahui tahapannya, maka cara membuatnya cukup mudah loh. Tas model ini proses pembuatannya memang simpel, jika sudah ahli bisa dibuat dengan berbagai jenis model," terang warga Desa Banjaranyar RT 4 RW 7 Sokaraja ini.

"Tas berbahan tali kur cocok dikenakan dalam acara formal ataupun santai. Karena berbahan tali kur maka tas ini lebih awet digunakan," tambahnya.

Ny. Umi Jupri menceritakan hoby membuat tas dan sepatu ia tekuni sejak tahun 2000 sampai sekarang. Pemasarannya pun melalui media sosial, bahkan dia pernah mengirim hasil karyanya ke Hongkong. Dalam sehari Ny. Umi Jupri bisa menyelesaikan 1 buah tas atau 1 buah sandal sepatu sesuai dengan permintaan pemesan. Merk yang dipakai adalah UJ Craft.

Selain menjual secara online, Ny. Umi Jupri juga menitipkan hasil karyanya di primer koperasi Kartika A-02/Banyumas serta di PT Boyang Purbalingga. Harga yang dipatok untuk tas kisaran Rp. 350.000,- sampai dengan Rp. 400.000,- sepatu dewasa kisaran Rp. 200.000,- sampai Rp. 250.000,- dan sepatu anak Rp. 100.000,- semua tergantung motifnya.

”Alhamdulilah berkat usaha ini saya dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya sekolah anak-anak. Anak saya 3, anak pertama duduk di kelas 2 SLTA, anak kedua kelas 2 SLTP dan ketiga kelas 1 SD. Bagi ibu-ibu persit apabila ingin belajar membuat kerajinan ini saya siap membantu mengajari," kata Ny. Umi bangga.

Ketrampilan yang dimiliki Ny. Umi Jupri dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu Persit khususnya di Kodim 0701/Banyumas untuk berani berkarya di masa pandemi Covid-19 secara kreatif sesuai dengan potensi yang dimiliki.(Jack,kabul)

 

redaksi

No comment

Leave a Response