Dandim Banjarnegara Pimpin Rapat Koordinasi Terkait Percepatan Vaksinasi

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA - Kodim 0704/Banjarnegara menggelar Rapat koordinasi antara organisasi kepemudaan dan instansi terkait dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Rapat dipimpin langsung Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal S.T,. M.Han. bertempat di Tribun jenderal Sudirman. Senin (18/10/21).

Dalam sambutannya Dandim menyampaikan bahwa di wilayah Banjarnegara masih rendah dalam cakupan vaksin, untuk itu menurutnya harus terus bekerja dalam mensukseskan program pemerintah. 

"Dampak covid 19 di dunia membuat kita harus sering koordinasi dengan instansi terkait untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebarannya”, jelasnya.

Dikatakan Dandim, pihaknya telah membuat 278 posko di tiap desa dan kecamatan sehingga lebih kuat dalam menghadapi segala sesuatu. 

"Isoter yang ada di Sigaluh dan BLK Klampok sudah kita siapkan sehingga masa penyembuhannya menjadi lebih cepat. Pemantauan jadi lebih mudah sehingga kita bisa mengurangi jumlah penyebaran covid 19," ujarnya.

Serbuan Vaksin yang sudah dilakukan lanjut Dandim, jangan menjadi momok sehingga percepatan cakupan vaksin bisa terpenuhi. 

"Vaksin diharapkan bisa membantu daya tahan tubuh kita sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat. Saya tidak memandang warna baju kita apa, tapi sudah saatnya berjuang bersama untuk memerangi covid 19 demi kemajuan Banjarnegara menjadi lebih baik. Aplikasi di lapangan sangat penting untuk percepatan vaksin sehingga harapan kita Banjarnegara terbebas dari covid 19," imbuhnya.

Sementara Asisten Pembangunan dan Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara Ir.Singgih Haryono menyampaikan bahwa musuh kita sekarang adalah Covid 19, maka harus bersama-sama melawan. 

"Kita masih level 3 diharapkan dengan serbuan vaksin yang kita laksanakan ini dapat membantu menuju level 2," kata Singgih. 

Dikatakan, PPKM level 3 harus  ditingkatkan menjadi level 2. Saat ini cakupan vaksin masih rendah imbasnya semua obyek wisata yang ada di Banjarnegara ditutup dan berdampak kepada pemasukan daerah. 

"Pentingnya vaksinasi, kita  harus bergerak bersama untuk memeranginya sehingga target dapat tercapai," harapnya. (Pendimbna,nusa).

redaksi

No comment

Leave a Response