Dampak Kerusakan Hutan Kali Pemali Meluap

 

Matamatanews.com, BREBES— Peningkatan debit air di Kali Pemali yang tinggi, akibat kerusakaan hutan di hulu. Sehingga dengan mudahnya air menggelontor ke Kali Pemali tanpa adanya resapan. Untuk itu, perlu adanya penanganan yang konfrehensip dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pihak pihak terkait.

"Harus ada penanganan yang menyeluruh, dengan menghijaukan kembali di hutan hulu," kata Bupati Brebes Hj Idza Priyantieningkatan saat mengecek langsung tanggul Sungai Pemali di Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang yang jebol  Rabu (13/1).

Secara serentak, lanjut Idza, perlu dilakukan gerakan penghijauan yang masif. Meskipun tahun tahun sebelumnya sudah dilakukan, tapi perlu dilakukan aksinya lebih giat lagi. Terkait rusaknya tanggul, Idza akan segera mengirim surat permohonan perbaikan untuk segera diperbaiki.

"Kebetulan ini kewenangannya PSDA Provinsi Jateng, sehingga nanti kita akan kirim dokumen surat untuk segera diperbaiki," ujarnya usai mengecek langsung kondisi tanggul yang jebol.

Idza mengatakan, untuk saat ini penanganan tanggul yang jebol akan ditangani secara darurat. Yakni, menggunakan kayu dolken dan sedikitnya 500 kantong yang diisi dengan tanah sebagai tanggul darurat.

"Yang pertama kita penanganan secara darurat terlebih dahulu. Tadi sudah kita tanyakan, kebutuhan karung berapa untuk bikin tanggul daruratnya, dan tadi butuh 500 kantong sudah kita siapkan," ungkapnya.

"Setelah penanganan darurat, nantinya kita usulkan ke provinsi. Kita harapkan bisa segera diperbaiki secara permanen, sehingga tanggul ini kuat," lanjutnya.

Kebetulan, kata dia, dari pihak provinsi yang meninjau langsung ke lokasi katanya ada anggaran untuk kegawatdaruratan. Sehingga, pihaknya berharap akan ada penanganan secepatnya dalam pembangunan tanggul yang jebol ini.

"Di provinsi ada anggaran kegawatdaruratan untuk penanganan bencana. Sehingga kita harapkan ada penanganan yang cepat tanggul yang jebol yang ada di wilayah provinsi," ucapnya.

Selain meninjau lokasi yang jebol, orang nomor satu di kota bawang itu juga meninjau Desa Bojong Kecamatan Jatibarang yang terdampak banjir akibat limpasan Sungai Pemali. Menurutnya, banjir di wilayah tersebut sering terjadi setiap tahun .(A.A/Ws/ Pur)

redaksi

No comment

Leave a Response