Dampak Covid-19, Unsoed Berikan Bantuan Ke Warganya

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Pembatasan interaksi fisik antara dosen dan mahasiswa dengan cara bekerja dari rumah, sejauh ini dipandang sebagai metode paling efektif demi mencegah penyebaran wabah Covid-19. Penerapan sistem bekerja dari rumah (Work From Home / WFH) di masing-masing perguruan tinggi, menjadi langkah yang paling tepat disesuaikan dengan kondisi daerah maupun kondisi perguruan tinggi masing-masing.

"Unsoed meniadakan kuliah tatap muka langsung, diganti dengan pembelajaran jarak jauh dalam jaringan yang sudah dilaksanakan sebulan ini, yakni memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan mengandalkan jaringan internet, "ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Guna membantu kelancaran mahasiswa selama PJJ di rumah, Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir Suwarto,MS. menyiapkan sejumlah langkah-langkah nyata untuk meringankan beban warganya. Kali ini Unsoed memberikan bantuan berupa paket sembako, masker, handsanitizer, faceshield, dan minuman fungsional stimulus kesehatan. Pemberian bantuan secara simbolis dilakukan oleh Rektor, Prof.Dr. Ir. Suwarto didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H.M.Hum. diserahkan kepada para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang didampingi perwakilan mahasiswa.   

"Paket sembako dan handsanitizer akan diberikan kepada mahasiswa yang masih tinggal di tempat kost yang saat ini mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya. Sementara faceshield akan dibagikan kepada tenaga kesehatan di sekitar warga, "kata Ketua LPPM Unsoed Prof.Dr.Rifda Naufalin, M.P. 

Ditambahkannya berbagai kegiatan yang sudah dilakukan oleh Tim Satgas Pandemi Covid-19 diantaranya melakukan pendataan melalui surveilans, melakukan edukasi melalui berbagai media, dan melakukan pendampingan kepada warga Unsoed. 

"Jumlah sembako yang didistribusikan hari ini adalah sebanyak 120 paket sedangkan untuk Handsanitizer dan Sabun Antiseptik sebanyak 238 buah.  Sebelumnya satgas juga telah memberikan dukungan logistik kepada mahasiswa melalui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni masing-masing Fakultas bekerjasama dengan Keluarga Alumni Unsoed (KAUNSOED), " kata Rifda.

Rektor, Prof. Dr. Ir Suwarto,MS. dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam setiap kegiatan melalui Satgas Covid-19 Unsoed.  Rektor juga mengajak kepada mahasiswa untuk tetap menjaga kesehatan dan melakukan pendataan jika ada yang masih tinggal dan mengalami kesulitan, agar segera melapor ke Satgas Covid-19 atau ke Fakultas melalui Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.  

“Kepada para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni untuk memantau jangan sampai ada mahasiswa yang mengalami kesulitan dan tidak mendapatkan perhatian,” tegasnya. 

Rektor juga mengapresiasi upaya para peneliti yang telah memberikan sumbangsihnya ditengah wabah ini. Diantaranya kepada Prof.Ir. Loekas Susanto, Ph.D yang telah meramu minuman fungsional stimulus kesehatan dan Ari Asnani, Ph.D perumus komposisi untuk disinfektan, hand sanitizer dan sabun antiseptik serta membuat faceshield.

Setelah penyerahan secara simbolis, bantuan kemudian dikoordinir oleh masing-masing Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan dan Alumni dibantu oleh para mahasiswa untuk didistribusikan kepada mahasiswa yang membutuhkan. 

"Bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan anak kos seperti sembako, masker, dan handsanitizer, saya mengira akan berada sendirian dan kesulitan mencari kebutuhan di tempat kos hingga lebaran, beruntung ada bantuan dari Unsoed," ungkap salah seorang mahasiswa.

Sebelumnya Unsoed bekerjasama dengan provider telah memberikan kemudahan kepada seluruh mahasiswa berupa kuota gratis hingga 30 Gb per-bulan untuk mengakses Eldiru (E-learning Jenderal Soedirman University). Melalui program ini sejatinya mahasiswa telah difasilitasi kegiatan akademiknya secara gratis. Disamping itu Unsoed juga memberikan bantuan pulsa pembelajaran dari rumah (Study From Home) secara daring kepada mahasiswanya. Adapun besaran bantuan berupa paket data senilai Rp. 100.000, diberikan selama masa darurat Covid-19 sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah.

Untuk mahasiswa Beasiswa Bidikmisi penerima bantuan sebanyak 2.074 mahasiswa, mahasiswa yang mempunyai UKT level 1 sebanyak 583 mahasiswa, mahasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi dan Mahasiswa Pendidikan Menengah Papua sebanyak 91 mahasiswa dan Beasiswa Transmigran sebanyak 44 mahasiswa.(hen/berbagai sumber)

 

redaksi

No comment

Leave a Response