Dampak Bullying Kepada Kaum Disabilitas

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Pada saat ini banyak kaum disabilitas yang kurang mendapatkan hak-haknya di mata masyarakat maupun tempat umum. Yang lebih mengenaskan lagi adalah masih banyak masyarakat yang kurang peduli tentang keberadaan mereka di lingkungan masyarakat itu sendiri, mulai dari pengunaan fasilitas umum yang mengharuskan untuk digunakan bagi para kaum disabilitas dan kasus bullying yang terjadi pada mereka.

Dampak buruk bagi mereka ialah mereka akan sulit untuk bersosialisasi dan lebih tertutup dengan masyarakat sekitar. Mereka akan lebih sering mengunci diri di rumah dan enggan untuk pergi ke luar rumah karena mereka akan merasa berbeda dengan yang lain yaitu seperti sering di kucilkan, di ejek dan bahkan tidak di temani.

Oleh karena itu semua orang di harapkan agar lebih dapat bersosialisasi dan dapat lebih untuk mengajak kaum disabilitas untuk berinteraksi dengan sesama agar mereka ingin lebih terbuka dan tidak enggan untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Dalam keterangan yang didukung sejumlah organisasi dan komunitas, seperti LBH Disabilitas, Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda), Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia (FKPCTI), dan Masyarakat Peduli Hak Hak Penyandang Disabilitas memintakalangan masyarakat lebih memberi sanksi kepada para pelaku. "Harus ada sanksi sosial dan penyadaran tentang hak-hak penyandang disabilitas," tuntut mereka.

Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan mahasiswa berkebutuhan khusus atau autis tengah menjadi korban bullying atau perundungan dari sejumlah mahasiswa. Peristiwa diduga terjadi di Video yang diunggah pada Sabtu, 15 Juli 2017 malam tersebut memperlihatkan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus yang mengenakan jaket abu-abu. Dia dikelilingi tiga pemuda yang juga diduga adalah mahasiswa.

Satu orang pelaku terlihat menarik tas ransel korban, sehingga dia tak bisa melangkah. Apalagi dua pelaku lainnya juga berdiri di depan korban. Korban sempat mengibaskan tangannya untuk menghentikan aksi pelaku yang menarik tasnya. Dia akhirnya memang terbebas dari aksi perundungan itu. Namun, kekesalan tak bisa disimpannya. Korban kemudian melemparkan tempat sampah kepada para pelaku.

Dilihat dari kurangnya kepedulian masyarakat terhadap penyandang disabilitas dapat menimbulkan ketidakadilan hak – hak yang didapat oleh penyandang disabilitas, dalam garis besar yaitu cara pandang masyarakat terhadap hak-hak penyandang disabilitas yang dianggap remeh, jika kita lihat dengan akal sehat  kita lihat penyandang disabilitas itu sangatlah penting karena penyandang disabilitas mempunyai keterbatasan kemampuan yang tidak bisa kita samakan dengan orang lainnya.

Dan yang terpenting adalah hak-hak bagi penyandang disabilitas merupakan salah satu pemenuhan hak yang diberikan oleh pemerintah untuk mempermudah kegiatan mereka sehari – hari karena mereka juga berhak mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat lainnya.

Sulitnya penyandang disabilitas untuk diterima dalam suatu penerimaan adalah penghambat bagi mereka untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak. Hal ini dikarenakan masih banyak kalangan masyarakat yang belum mengerti bagaimana melakukan interaksi dengan penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang tidak terpisahkan dalam Kehidupan. Pentingnya untuk memahami cara bersosialisasi yang tepat dan benar untuk lebih mengutamakan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas yaitu mempunyai kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan, tidak terkecuali kesempatan mendapatkan hak-hak yang sesuai dengan haknya. Meningkatkan kesadaran,kepedulian, dan wawasan masyarakat terutama, milenial untuk turut berpartisipasi dalam kepedulian terhadap penyandang disabilitas melalui seminar tentang kepeduliaan kepada kaum disabilitas oleh pemerintah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para penyandang disabilitas.

Para penyandang disabilitas harus didorong untuk mulai berinteraksi dengan masyakarakat sekitar agar mereka dapat menunjukan kepada masyarakat sekitar bahwa mereka dapat berinteraksi dan bersosialisa dengan sesama. Oleh karenanya mereka memiliki kekuatan untuk menghindarkan dari hal-hal bullying kepada mereka. (Humam Alim, Mahasiswa London School of Public Relations Jakarta)

redaksi

No comment

Leave a Response