Criminal : Misi Rahasia Memburu Dalang Teroris

 

Matamatanews.com-JAKARTA—Film besutan sutradara Ariel Vromen ini terbilang menghibur,meski serangkain adegan menegangkan dan adu jotos berseliweran sepanjang pertunjukan.Tidak berlebihan bila Ariel mendapuk Douglas Cook dan David Weisberg untuk menulis naskah Criminal hingga enak untuk ditonton. Dibanding film Captain America:Civil War keluaran Marvel Studio, Criminal lebih menghibur dan banyak guyonan segar meski kadang menggedor adrelain penonton, seperti baku tembak,dan ledakan mobil dengan sisipan asmara sebagai pemanis.

Sinopsis:
Seorang pengusaha yang berubah menjadi seorang anarkis, Xavier Heimdahl, mengarahkan rekannya Jan Stroop,seorang hacker yang dikenal dengan sebutan Sang Dutchman atau si Belanda,membuat sebuah program yang memungkinkan pemiliknya menghapus semua kode komputer yang melindungi kode pertahanan nuklir di dunia. Artinya, akan terjadi kekacauan yang luar biasa akibat perang nuklir. Dutchman panik dan berusaha memberitahukan hal itu pada CIA. Ia mengontak agen rahasia di London, Bill Pope (Reynolds). Pope berhasil menyembunyikan Dutchman di tempat aman dan sekantong uang, tapi ia ditangkap oleh orang-orang Heimdahl dan disiksa sampai mati sebelum dia memberitahukan di mana persembunyian Dutchman.

Putus asa mencari Dutchman, pengawas Pope di CIA, Quaker Wells menghubungi Dr. Mahal Franks yang mengembangkan sebuah pengobatan  yang secara teoritis dapat menanamkan memori orang yang sudah mati ke dalam orang yang masih hidup. Otak Pope masih disimpan CIA untuk pengarsipan. Dengan itu, mereka menemukan seorang kriminal yang menjalani hukuman yang akan menjadi percobaan untuk penanaman otak Pope. Adalah Jericho Stewart, seorang kriminal yang mendapatkan kelakuannya itu dari trauma otak masa kecilnya. Lobus frontalnya terbelakang, perkembangan emosional dan impuls terbelakang. CIA menggunakan keadannya untuk menanamkan pengetahuan Pope ke dalam pikirannya.

Proses awal itu kelihatannya gagal, Jericho mampu kabur dari dari tahanan setelah operasi dengan berpura-pura mati. Pikirannya membimbing dia ke rumah Pope di mana ia mampu menonaktifkan alarm rumah. Waktu berlalu, ia mengalami memori kembali ke masa lalu Pope. Ia dapat mengingat tas uang yang disembunyikan di balik rak buku yang berhubungan dengan George Orwell. Tapi ia tidak dapat mengidentifkasi di mana Dutchman disembunyikan.

CIA menjadi semakin cemas untuk menemukan Dutchman ketika mereka mengetahui ia berencana menjual program itu ke Rusia. Ia percaya CIA telah mengkhianatinya. Untungnya, mereka dapat menemukan Jericho setelah ia berusaha menghubungi Dr. Franks untuk pengobatan lebih lanjut. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Frank mengonfirmasi Jericho sedang mengembangkan emosi sebagai gambaran dari pengalaman Pope. Saat Jericho berusaha melacak rute Pope saat menyembunyikan Dutchman, anak buah Heimdahl berusaha menangkap Jericho, membunuh pengawal CIA, tapi Jericho berhasil kabur dengan melintasi jembatan.

Kakinya terluka saat melarikan diri, Jericho pergi ke rumah Pope, di mana ia bertemu dengan isteri Pope, Jillian dan menjelaskan situasi yang terjadi pada Jillian. Walaupun awalnya tidak percaya, Jillian percaya pada cerita Jericho saat ia melihatnya berinteraksi dengan putrinya Emma. Ia mengizinkan Jericho menginap malam itu. Esok paginya, Jericho sadar tas yang disembunyikan ada di koleksi buku Universitas London di mana Jill bekerja. Tapi ia ditangkap oleh Heimdahl dan Elsa menemukan tas itu. Heimdahl memaksa Jericho membawanya ke tempat Dutchman atau ia akan membunuh Jillian dan Emma.

Bersama CIA dan seorang tim dari Rusia sekarang mencari The Dutchman, Jericho telah berhasil mengingat Pope menyembunyikan Dutchman di kantor Jill di universitas. Ia mampu kabur dari Elsa dengan menggunakan bom nitro-glycerine dan bergegas kembali ke ke kantor untuk menjelaskan keadaan kepada Dutchman. Keduanya ditangkap oleh Elsa sebelum dapat kabur lagi, tapi Jericho membunuh Elsa dengan lampu setelah Elsa membunuh Dutchman dan menembak Jericho di bahu.

Heimdahl berusaha kabur ke lapangan udara, setelah mengambil program wormhole. Jericho bisa menyelamatkan Jill dan Emma mengabaikan protes Quaker akan tindakannya tersebut, mengingat bahaya Heimdahl jika ia mengusai program itu. Saat pesawat Heimdahl lepas landas, Jericho mengungkapkan kepada Quaker bahwa Dutchman telah memprogram ulang wormhole di flash disk itu dengan mengubah target ke asal transmisi. Akhirnya, saat menembakkan misil dengan menggunakan program itu, misil justru mengarah pada pesawat Heimdah dan meledak.

Beberapa bulan kemudian, Jericho berada di pantai di mana Pausa dan Jill berbulan madu. Awalnya ia tidak merespon apapun tapi ia merespon den refleks secara otomatis. Quaker dan Franks membawa Jill dan Emma melihatnya, pandangan terhadap keluarga Pope mengonfirmasi beberapa bagian dari Pope masih ada di Jericho yang merespon dengan menyentuh hidup. Kebiasaan saat Pope dan Jill berkata "aku mencintaimu" secara pribadi di masa lalu. Menyaksikan ini, Quaker membayangkan ia mungkin akan menawarkan Jericho pekerjaan.

Bersama CIA dan seorang tim dari Rusia sekarang mencari The Dutchman, Jericho telah berhasil mengingat Pope menyembunyikan Dutchman di kantor Jill di universitas. Ia mampu kabur dari Elsa dengan menggunakan bom nitro-glycerine dan bergegas kembali ke ke kantor untuk menjelaskan keadaan kepada Dutchman. Keduanya ditangkap oleh Elsa sebelum dapat kabur lagi, tapi Jericho membunuh Elsa dengan lampu setelah Elsa membunuh Dutchman dan menembak Jericho di bahu.

Heimdahl berusaha kabur ke lapangan udara, setelah mengambil program wormhole. Jericho bisa menyelamatkan Jill dan Emma mengabaikan protes Quaker akan tindakannya tersebut, mengingat bahaya Heimdahl jika ia mengusai program itu. Saat pesawat Heimdahl lepas landas, Jericho mengungkapkan kepada Quaker bahwa Dutchman telah memprogram ulang wormhole di flash disk itu dengan mengubah target ke asal transmisi. Akhirnya, saat menembakkan misil dengan menggunakan program itu, misil justru mengarah pada pesawat Heimdah dan meledak.

Beberapa bulan kemudian, Jericho berada di pantai di mana Pausa dan Jill berbulan madu. Awalnya ia tidak merespon apapun tapi ia merespon den refleks secara otomatis. Quaker dan Franks membawa Jill dan Emma melihatnya, pandangan terhadap keluarga Pope mengonfirmasi beberapa bagian dari Pope masih ada di Jericho yang merespon dengan menyentuh hidup. Kebiasaan saat Pope dan Jill berkata "aku mencintaimu" secara pribadi di masa lalu. Menyaksikan ini, Quaker membayangkan ia mungkin akan menawarkan Jericho pekerjaan.(icam)
 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response