COP 26 Glasgow, Bahas Pencegahan Kepunahan Massal Akibat Emisi Karbon

 

Matamatanews.com, Glasgow- Selepas pertemuan di Roma, Italia, sebagian besar pemimpin G-20 termasuk Presiden Joko Widodo, terbang ke Glasgow untuk menghadiri COP 26 atau konferensi perubahan iklim. COP 26 dihadiri sekitar 25.000 peserta termasuk pemimpin 120 negara dari berbagai penjuru dunia di Glasgow Skotlandia, Inggris Raya Senin (01/11/2021). 

Pertemuan yang berlangsung hingga 12 November 2021 ini, merumuskan langkah pencegahan kepunahan massal di bumi akibat emisi karbon berlebihan.

Dina Rizqyatuzzahra, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKes Unsoed saat mengikuti program Internasional Student Mobility Award di University of Glasgow Inggris mengatakan bahwa COP 26 merupakan konferensi terkait iklim terbesar di seluruh dunia. 

Dalam konverensi ini kata Dina, hadir para pemimpin dan delegasi dari berbagai negara untuk membahas tentang  penetapan batas produksi emisi gas rumah kaca di masing-masing negara yang mengikat secara hukum. 

"COP 26 yang diadakan tahun ini diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia. Sehubungan dengan itu, pengamanan di kota Glasgow semakin ditingkatkan dengan penurunan beberapa aparat kepolisian di titik-titik tertentu di kota Glasgow. Tidak terkecuali di University of Glasgow, dimana akses masuk ke gedung learning hub juga diperketat dengan menunjukkan student ID," katanya.

Dina Rizqyatuzzahra menambahkan bahwa sehubungan dengan kunjungan delegasi Indonesia, maka diadakan pertemuan pelajar Indonesia yang diadakan oleh PPI UK dan PPI Greater Glasgow pada tanggal 1 dan 2 November 2021.

"Pada pertemuan tersebut, mengundang beberapa orang penting seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Peter F, Gontha selaku pengusaha dan mantan Duta Besar RI untuk Polandia (2014-2019)," kata Dina Rizqyatuzzahra. (hen)

redaksi

No comment

Leave a Response