Citarum Harum Juara Kabupaten Karawang

 

Matamatanews.com, KARAWANGGebyar Gerakan Citarum Harum Juara Kab. Karawang Tahun 2019 secara Resmi di buka oleh Bupati Kabupaten Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bertempat di Alun - Alun Kab. Karawang Kelurahan Karawang kulon Kec. Karawang barat Kab. Karawang.

Hadir dalam pembukaan Gebyar Gerakan Citarum Harum para Dansektor Satgas Citarum Harum Wilayah Kab. Karawang yaitu Kolonel Inf Utoh Zaendi sebagai Dansektor 18, Kolonel Inf Agoes Hari sebagai Dansektor 19 dan Kolonel Inf Imam Firdaus sebagai Dansektor 17. Selain para Dansektor hadir pula unsur Forkopimda Karawang diantaranya Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Endang Sumardi,S.Sos yg di wakili oleh Kasdim Mayor Inf Tatang Basujata, Kabagops Polres Karawang Kompol Iskandar, Para Kepala OPD, Camat dan Kades Jajaran Pemda Karawang.

Pembukaan Gebyar Gerakan Citarum Harum Juara di awali dengan Bersih Bersih Bantaran DAS Citarum, Alun-alun, Pasar Karawang serta Lingkungan Masjid Agung Karawang dengan penutup kegiatan ramah tamah makan Nasi Liwet bersama sama.

Program yang telah di Canangkan oleh pemerintah pusat tersebut,ditindak lanjuti dengan baik oleh Pemda Karawang . Seperti yang kita ketahui sblmnya bahwa ,Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan anggarkan sebesar Rp 77 miliar untuk menunjang program Citarum yang dicanangkan pemerintah pusat. Anggaran sebanyak itu disebar pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam APBD 2018.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat, Wawan Setiawan, pihaknya akan melaksanakan 79 kegiatan yang difokuskan untuk membenahi Sungai Citarum. Namun, untuk memudahkan pelaksanaan, kegiatan disebar pada sejumlah SKPD sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

"Alokasi anggaran itu nantinya ada di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pertanian. Dana yang dikelola DLHK hanya Rp 14 miliar dari total Rp 77 miliar," ujar Wawan, saat dihubungi, Minggu 11 Februari 2018.

Disebutkan juga, salah satu target untuk mendukung program Citarum Harum di tahun 2018 adalah dibuatnya 48 peraturan desa (perdes) yang terdapat disekitar aliran Citarum. Pemkab Karawang akan membantu pembentukan Perdes tersebut, yang di antaranya berisi tentang pengelolaan sampah desa, sehingga masyarakat setempat tidak membuang sampah ke Citarum.

"Dalam Perdes itu masing-masiing desa harus mampu mengelola sampah warganya," kata Wawan.

Disebutkan juga, dalam waktu dekat DLHK akan mengundang 81 perusahaan yang membuang limbahnya ke Sungai Citarum. Mereka akan diberi penjelasan terkait pentingnya menjaga kelestarian habitat Citarum.

"Kami akan melakukan sosialisasi mengenai kondisi sungai Citarum saat ini," ujarnya.Harapannya kedepan Sungai Citarum akan kembali normal sbgaimana fungsinya dan tidak lagi tercatat sebagai sungai terkotor di Indonesia .(Ros).

 

sam

No comment

Leave a Response