Opini

  Matamatanews.com, JAKARTA- Saya sangat rasional, backround pendidikan saya tidak memungkinkan saya percaya pada tahayul atau sejenisnya. Saya tidak percaya adanya peristiwa terjadi karena akibat terjadinya peristiwa lain sebelumnya. Jadi bencana dan musibah yang terjadi setelah dibunuhnya 6 anak muda laskar FPI hanya fenomena sangat aneh yang mungkin KEBETULAN SAJA terjadi. 

  Matamatanews.com, JAKARTA  - Di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI ), semua pekerja perusahaan besar nasional , asing, Parpol , Ormas Besar, Pejabat Tinggi negara, sipil, militer, polisi, tokoh Nasional, Akademisi, Peneliti maupun penemu berbagai bidang, MAYORITAS ADALAH UMMAT ISLAM. Begitu pun yang miskin duniawi, seperti pelaku kriminal, yang berpendidikan rendah, pengangguran,yang imannya lemah dan yang wawasannya kurang luas MAYORITAS JUGA UMMAT ISLAM. 

  Matamatanews.com, JAKARTA - Pengalaman yang menimpa Soekarno dan Soeharto menunjukkan dengan jelas bahwa    Allâh Subhanahu wa Ta’ala menggiring beliau - beliau puluhan tahun sampai akhirnya terjungkal karena perbuatannya sendiri. Kita semua tidak tahu apakah kita berada dalam skala yang lebih kecil akan mengalami hal yang sama atau tidak? 

  Matamatanews.com, JAKARTA - Islam punya aturan yang tidak bisa diubah-ubah, jelas, tegas dan mudah dipahami. Umat atau orang Islam "wajib" menjalankan ajaran-ajaran Islam, jika tidak menjalankannya, maka otomatis gugur ke Islamannya. Negara Islam adalah negara yang sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah saat menjadi Khalifah di Madinah, jadi jika ada orang Islam menjadi penguasa suatu negara Islam, wajib baginya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam         .

  Matamatanews.com, JAKARTA - Prof. Dr. Askari Hossein adalah ilmuwan yang beragama Islam. Ia melakukan penelitian di berbagai negara didunia untuk mengetahui ranking negara-negara yang  menerapkan nilai-nilai Islam, baik negara yang mayoritas penduduknya Muslim maupun Non Muslim. Hasilnya sangat diluar dugaan, dimana negara kita yang mayoritas muslim berada di ranking 64, jauh dibawah negara-negara yang rakyatnya mayoritas non Muslim seperti New Zealand, Irlandia, Luxemburg, Finlandia, Swedia, Denmark, Canada, Australia dan lain-lain. 

  Matamatanews.com, JAKARTA - Pengamat Ekonomi Islam Imbang Djaya mengatakan, saat ini semua Ormas Islam, termasuk NU, Muhammadiyah, MUI, dan lain-lain, tidak puas dengan rezim Jokowi. Jadi kehadiran HRS (Habib Rizieb Shihab) ada saat dibutuhkan Imam Besar yang "Berani Mati" melawan rezim Jokowi. 

Pages