Iptekes

share

  Matamatanews.com,JAKARTA—Kemajuan teknologi robot dapat menggantikan tentara manusia di medan perang. Kemungkinan ini tentu bukan isapan jempol semata. Seperti film Terminator, robot-robot mendominasi medan perang dan lebih efektif dalam menumpas musuh. Apa yang terjadi di film Terminator ternyata dapat terelasisasi di medan pertempuran saat ini. Itu artinya, baku tembak di pertempuran bisa digantikan oleh robot, seiring meningkatnya protes banyaknya tentara manusia yang tewas di medan laga.

share

Matamatanews.com,JAKARTA—Ilmuwan sedang meniliti kelemahan alat kendali elektronik berbasis Bluetooth pada kendaraan. Mereka khawatir koneksi nirkabel tersebut bisa menyebabkan mobil disabotase. Kendaraan-kendaraan modern memiliki alat Bluetooth dan koneksi ponsel, namun peralatan tersebut dapat disabotase dan eksploitasi. Peneliti telah mencoba menghubungkan mobil dengan alat Bluetooth yang telah tersedia. Alat tersebut dapat digunakan untuk mengeksekusi suatu kode-kode jahat.

share

  Matamatanews.com,JAKARTA— Apa yang terjadi jika tiba-tiba ada serangan mendadak  dan lokasi musuh tidak diketahui, sedangkan pihak musuh terus menerus menyerang tanpa kita tahu harus menembak kearah mana. Coyote drone buatan Raytheon Ameri Serikat ini mungkin  jawabannya. Di desain dengan bentuk yang kecil layaknya drone,dapat diterbangkan tanpa awak dan tanpa memerlukan landasan terbang untuk menerbangkannya. Drone ini bisa  cepat memberikan informasi penting lokasi musuh dan persenjataannya.

share

  Matamatanews.com,JAKARTA—Belum lama ini Korp Marinir Amerika Serikat melakukan uji coba robot militer terbarunya dilengkapi kamera ,sistem sensor dan senjata M240 Machine Gun. Robot ini diberni nama Modular Advanced Armed Robotic System (MAARS) dan telah diuji coba sebelumnya oleh infranteri marinir dari tiga batalion. Rencananya robot tersebut akan disertakan dalam patroli pelatihan Camp Pendedleton akhir bulan ini,digunakan untuk menembakkan banyak peluru ke sejumlah sasaran.

share

  Matamatanews.com,JAKARTA--Setelah Senapan Serbu Varian 1 atau SS1 V1 buatan Pindad (Persero) milik Marinir TNI Angkatan Laut mampu menjebol rompi anti peluru Korp Marinir Amerika Serikat ( USMC), senjata Pindad semakin diperhitungkan keandalannya di kancah internasional. Rompi anti peluru Korp Merinir AS itu dijebol TNI AL saat setting senjata atau zeroing dalam rangkaian Latihan Rim of Pasifik di Kaneohe Bay Marine Corps Base, di Hawaii, Honolulu, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Pages