Candi Jaman Majapahit Muncul Dihutan Jati

 

Matamatanews.com, BREBESBeberapa titik bangunan kuno yang ditengarai sebuah tempat Pamujan, candi jaman Majapahit ditemukan ditengah hutan jati Desa Galuh Timur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes.Bangunan berupa sebuah sumur dengan kedalaman sekira tujuh meter berbentuk persegi tersebut tertata rapi dengan batu bata berukuran  cukup besar menghiasi area sumur.

Tak jauh dari sumur terdapat pula beberapa benda bulat berdiameter sekira sepuluh sentimeter terbuat dari batu yang diperkirakan tempat menaruh sesaji saat beribadah.Busro salah satu warga kepada matamatanews, menuturkan,  penemuan reruntuhan  bangunan bermula munculnya sebuah arca atau patung yang tertimbun dihutan jati   Tingginya arca hampir sekitar 70 centimeter dan sudah tidak utuh lagi.

"Penemuan awal sebulan yang lalu tampak  sebuah arca yang tertutup tanah serta bebatuan yang selanjutnya digali warga sekitar. Digali secara beramai ramai warga  " papar Busro Selasa (23/7/2019).

Mengingat lokasi penemuan berada di kawasan Perhutani maka diberi patok bambu dan secara bergantian, warga menjaga lokasi agar seluruh barang aman tidak hilang dibawa orang yang tidak bertanggung jawab.

"Dengan dikelilingi tali pembatas arca dan bebatuan candi yang lain diamankan , dijaga warga setiap hari .  Warga menamakan tempat tersebut Candi Gagang Golok " jelas Busro.

Atas penemuan reruntuhan bangunan pihak Desa melaporkan ke Pemerintah Kabupaten diteruskan ke BPCB Jateng.Menurut Puad Hasan tokoh masyarakat Galuh Timur,  tim Balai Pelestari Cagar Budaya(BPCG) yang datang kelokasi memperkirakan reruntuhan bangunan merupakan  Candi kerajaan Hindu Kuno.

"Dilihat dari penemuan arca dan lainnya, dugaannya merupakan bangunan peninggalan kerajaan Hindu. Mungkin kerajaan Majapahut namun entah pemerintahan Wangsa apa belum jelas " terang Puad mengutip keterangan Tim BPCB .Selain sumur dan beberapa temuan arca menurut Tim ada sekira 10 lokasi lagi yang belum digali dan masih saling berkaitan.

"Jadi kata Tim BPCB ini merupakan penemuan awal yang akan membuka tabir bangunan apa sejatinya yang berada ditengah hutan jati ini " beber Puad.

Atas arahan Balai Cagar Budaya Jawa Tengah untuk sementara penggalian dihentikan menunggu tim peneliti ahli yang akan memeriksa lebih detil kelokasi.Informasi penemuan bangunan candi semakin menyebar menyusul diunggahnya foto penemuan ke sejumlah media sosial.  Setiap hari warga silih ganti berdatangan ke lokasi penemuan candi yang berada ditengah tengah hutan jati yang berjarak sekira empat kilometer dari Kantor Desa Galuh Timur  (Purwanto)

redaksi

No comment

Leave a Response