BNN Gerebek Pabrik Ekstasi Rumahan

 

Matamatanews.com.TANGGERANGBadan Narkotika Nasional (BNN) Gerebek rumah yang dijadikan pabrik ekstasi di Jl Utama 1 RT 08/004 Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tanggerang. Pabrik tersebut dikendalikan napi di LP Tanggerang.

BNN menetapkan Koh Hwa alias AC sebagai tersangka. AC mendapatkan bahan baku dari napi di LP Tanggerang, bernama AT.

“ AC mendapat bahan baku dari AT, seorang narapidana. Dari keterangan AC, mereka pernah berada dalam satu sel terkait hukuman narkoba,” ujar Deputi Penindakan dan Pengawasan BNN, Irjen Arman Depari, Rabu (28/9/2016).

Menurut Arman, AC merupakan kurir dan pernah mendekam di penjara 1 tahun 6 bulan. AC baru keluar penjara 4 bulan yang lalu dan akhirnya tertangkap kembali. AC melakukan aksinya  dalam skala industri rumahan. Dengan alat pencetak ekstasi skala kecil yakni 15 – 20 ribu ekstasi.

Arman mengungkapkan, keterkaitan pengiriman prekursor atau bahan pembuat narkoba dari berbagai daerah yang memicu terungkapnya kasus ini. Dari info tersebut prekursor dikirim ke rumah industri milik AC.

“ AC menempati rumah kontrakan dua lantai itu sendiri. Setelah satu bulan penyelidikan hingga pada Rabu (28/9/2016), pukul 05.00 WIB dilakukan penggerebekan dan tersangka sedang mencetak sendiri ekstasi,” ungkap Arman.

Dalam penggerebekan diperoleh 2.600 butir ekstasi siap edar. Ekstasi ini dikemas dalam kemasan mie instan dan dikirim ke beberapa daerah. “ Rencana pengirimannya ke luar kota dan ke luar pulau,” lanjut Arman. (Adith/Berbagai sumber)

 

sam

No comment

Leave a Response