BNN Gagalkan Narkoba Asal Malaysia Masuk Indoneisa

 

 

Matamatanews.com.JAKARTABadan Narkotika Nasional (BNN) menjaring sejumlah barang bukti narkotika asal Malaysia yang siap edar di Jakarta dalam dua bulan ini. Nilainya diperkirakan lebih dari 20 miliar.

Juru bicara BNN, Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan pemberantasan narkotik jaringan Malaysia – Indonesia dilakukan lewat koordinasi kepolisian dan intelijen Malaysia. Jaringan ini diketahui dikendalikan Malaysia dan memperkerjakan orang Indonesia. “ Ada yang dulunya TKI, ada juga masyarakat umum.” ujarnya. “ Dari Agustus lalu ada lebih dari 100 kilogram sabu dan 100 ribu butir ekstasi.” tambah Slamet.

Dalam dua bulan terakhir terdapat beberapa kasus yang terungkap oleh BNN. Dari hasil penyelidikan, penyidik BNN menemukan informasi bahwa penyelundupan sabu oleh jaringan Malaysia dilakukan melalui jalur Etikong-Sigkawang-Pontianak untuk sampai ke Jakarta.

Terkait hal itu, petugas menelusuri rantai bisnis ilegal ini sampai ke sebuah rumah di Pademangan, Jakarta  Utara. Kemudian dilakukan penggerebekan pada 10 sepetember 2016. Tiga warga negara Indonesia tertangkap dengan barang bukti sebanyak 10,4 kilogram sabu dalam paket buah pisang.

Slamet menyatakan sabu yang berada dalam paket tersebut dikirim menggunakan jasa ekspedisi laut dari Pontianak ke Jakarta tanpa terdeteksi pihak pengawas. “ Jadi sabu tersebut ada didalam sebuah keranjang rotan berisi pisang asal Singkawang.” ujar Slamet

Pada akhir Agustus BNN berhasil membekuk lima orang yang disangkan penyelundup dan pengedar narkotik yang dikendallikan Malaysia. “ Pengendali atau Bandar besar beriisial SM, berada di Malaysia.” ungkap Inspektur Jenderal Arman Depari, Deputi Pemberantasan BNN.

Ia juga menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian di Malaysia untuk menangkap SM. Tersangka ini mengendalikan tiga kurir yakni Mansur dari Pidie, Aceh, Munawir dari Jagakarsa dan Sabirin dari Tasikmalaya, Jawa Barat. “ Mereka diminta mengirim Narkotik dari Sumatra ke Jakarta.” ujarnya. (adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response