Bersatu Melawan Ahok “Sang Diktator”

 

Matamatanews.com--JAKARTA – Sejumlah ormas di Jakarta tergabung dalam Aliansi Peduli Umat menolak sikap arogan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama “Ahok”. Ormas yang tergabung menolak kepemimpinan “Ahok” ialah Forum RTRW, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Luar Batang.

Andi Pane selaku Ketua Forum RTRW, mengatakan "Aksi ini merupakan akumulasi dari  kekesalan dan rasa tidak percaya terhadap kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta (Ahok)," para anggota HTI, FPI, Forum RTRW, Laskar Luar Batang dan sejumlah organisasi masyarakat lainnya berunjuk rasa di sekitar pintu Silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat. Andi menegaskan bahwa, masyarakat DKI Jakarta mengecam kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sewenang-wenang dan dzalim terhadap rakyat kecil.

Andi kecewa terhadap Ahok yang mewajibkan ketua RT dan RW melapor melalui aplikasi "Qlue" dengan imbalan Rp 10 ribu per laporan. Terlebih lagi, adanya penghapusan Surat Edaran Nomor 49/SE/2016 dengan Penghapusan Pengantar/Rekomendasi RT/RW dalam layanan perizinan dan nonperizinan. "Jadi perizinan dan nonperizinan tidak perlu pengantar kami dan (ini) melecehkan," ujar Andi.

Tidak hanya itu, juru bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto juga mengajak masyarakat tidak memilih Ahok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mendatang. "Kami menyerukan kepada umat Islam, khususnya di wilayah DKI Jakarta untuk bersatu, bahu-membahu, berjuang menolak (calon) kepimpimpinan Ahok," kata Ismail. (Did/ Antara/ Berbagai Sumber).

sam

No comment

Leave a Response