Bentrokan Venezuela Kembali Tewaskan warga Sipil

 

Matamatanews.com, VENEZUELA – Demonstrasi beruntun yang dilakukan guna menggulingkan Presiden Nicolas Maduro itu sudah menewaskan sekitar tujuh warga sipil, Rabu (19/04/2017) seorang remaja dan wanita tewas tertembak dalam aksi bentrokan yang terjadi di Venezuela.

Dalam aksi protes akbar yang berujung ricuh tersebut, petugas kemanan menembakan gas air mata guna memukul mundur demonstran. Namun, saksi melihat seorang pria mengunakan kendaraan roda dua menmbak warga sipil. Karena tidak ingin lengser, kelompok opisisi menuding Maduro mengijinkan petugas keamanan dan gerombolan preman bersenjata melakukan represi terhadap warga sipil.

Jaksa penuntut umum menyebut dalam pernyataannya salah satu korban tewas ialah Paola Ramirez, wanita berusia 23 tahun yang tertembak dibagian kepalanya. Dikutip AFP. Korban lainnya, yang juga tertembak di kepala yakni seorang remaja pria berusia 17 tahun.

Saat ini, kedua jenazah tengah dalam proses penyelidikan. Sebelumnya, otoritas menyebut sekitar lima warga sipil tewas dalam aksi protes dalam dua minggu terakhir, termasuk seorang anak berusia 13 tahun.

Krisis ekonomi yang melanda Venezuela membuat angka inflasi terus meningkat dan membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Keberadaan makanan dan obat-obatan yang langka juga meningkatkan kriminalitas. Krisis itu memuncak pada 30 Maret lalu ketika Mahkamah Agung berupaya merebut kekuasaan Majelis Nasional, satu-satunya lembaga negara yang tidak dikontrol Maduro. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response