Benarkah Turki Memperbanyak Mata-matanya di Jerman?

 

Matamatanews.com,BERLIN—Seperti dikabarkan Reuters pada Rabu (8/3/2017) kemarin, pemerintah Jerman mengatakan telah terjadi peningkatan drastis mata-mata Turki di negaranya. Peningkatan kehadiran mata-mata Turki terjadi disaat negara tersebut tengah mempersiapkan referendum.

Presiden BFV ,Hans Georg Maasen menyatakan keprihatinannya atas  ketegangan antara sayap kananTurki di Jerman dengan para pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK). "Ada bahaya perkelahian proksi ini antara pendukung PKK dan nasionalis, ekstremis sayap kanan Turki akan meningkat karena adanya ketegangan yang tinggi, dengan potensi bahaya yang tinggi pada kedua kelompok," katanya.

Badan Intelijen Jerman BVF (Bundessamt fur Verfassungsschutz) mengakui adanya peningkatan drastis terkait adanya praktik terselubung intelijen Turki di Jerman. Bahkan,sebelumnya Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menuding Jerman mempengaruhi warga Turki yang ada di Jerman terkait referendum yang dilakukan Ankara. Referendum yang akan dilangsungkan Turki pada April mendatang  bertujuan untuk memperluas kekuasan Presiden.

"Ini adalah obstruksi sistematis, dan Jerman menerapkan tekanan sistematis pada warga negara kami. Ini tidak bisa diterima. Kami selalu ingin melihat Jerman sebagai teman, tapi pendekatan sistematis anti-Turki oleh Jerman tidak sesuai dengan persahabatan kami,” kata Cavusoglu.(samar)

sam

No comment

Leave a Response