Benarkah, Rumah Susun Dan Apartemen Di Jadikan Sasaran Pilkada ?

 

Matamatanews.com,JAKARTA—Sejak dideklarasikan pada tanggal 24 Agustus 2016, Rumah Amanah Rakyat (RAR) terus melakukan penyuluhan dan edukasi kepada warga DKI Jakarta terkait Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Rumah Amanah Rakyat yang berfungsi sebagai wadah untuk korban penggusuran, ikut aktif memberikan pencerahan betapa pentingnya memilih seorang pemimpin yang adil, jujur, pancasilais, bersih, tegas, cerdas dan beradab.

Tokoh RAR, Ferdinand Hutahean mengatakan “Rumah Amanah Rakyat melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat, kampus, dan rusun-rusun. Khususnya di rusun, kita akan kasih pencerahan untuk mengantisipasi suara masyarakat di manfaatkan atau disalahgunakan oleh salah satu calon”.

Pemilik suara yang tinggal di rumah susun dan apartemen merupakan salah satu titik rawan yang dapat disalahgunakan oleh calon-calon tertentu dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Karena itu semua pihak di harapkan dapat mengawal dan membantu agar pelaksanaan pilkada nanti berlangsung jujur dan adil.

RAR mendapati sebagian warga tidak mendapat informasi yang utus dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). “KJP dan KJS merupakan program Nasional, bukan karena Ahok lalu ada KJP dan KJS. Banyak ibu-ibu yang merasa kalau bukan Ahok yang menjadi Gubernur maka kartu ini akan hilang, kami beri edukasi siapa pun Gubernurnya nanti kartu itu akan tetap ada”, Tutur Ferdinand.

Kekhawatiran warga merupakan dampak negatif dari pemberian informasi yang tidak lengkap dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Sehingga Rumah Amanah Rakyat ingin memberikan edukasi agar warga tidak menerima informasi yang salah dan dapat menentukan pilihan yang tepat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. (atep/berbagai sumber).

sam

No comment

Leave a Response