Benarkah Elvis Presley Rekayasa Kematiannya Sendiri?

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Sehari setelah kematian Elvis Presley, mantan kekasihnya, Lucy de Barbon, menerima kiriman mawar dengan nama “El Lancelot”, nama kesayangan yang dipersembahkannya untuk Elvis. Lucy yakin bahwa nama panggilan itu hanya mereka berdua yang mengetahuinya. Kiriman itu seakan ingin memberitahukan bahwa dirinya masih hidup meski tidak ingin keberadannya diketahui oleh Lucy.

Entah karena kecintaan atau karena sensasi, banyak kematian para mega selebriti selalu dikaitkan dengan misteri dan persekongkolan atau konspirasi. Elvis Presley adalah salah satu selebriti yang masih hangat dibicarakan meski kematiannya telah terjadi 16 agustus 1977 silam. Walaupun bekas dokter pribadinya yang selama 12 tahun merawatnya, Dr. Nick George Nichopoulos telah membahas habis penyakit Elvis, angin konspirasi masih berhembus kencang tentang misteri kematiannya.

Dalam bukunya, Nichopoulos membantah bahwa Elvis meninggal karena penyakit jantung maupun obat bius. Sebagai dokter pribadi yang sangat mengetahui kondisi Elvis, ia yakin bahwa bekas pasiennya tewas karena sembelit kronis. Dianosis ini didukung dengan hasil otopsi yang memperlihatkan usus membengkak hingga 5 sampai 6 inci dari ukuran normal 2 sampai 3 inci.

Demikian juga dari panjang ususnya yang mencapai hampir 9 meter. Padahal, kondisi normal panjang hanya 5 meter. Menurutnya , dua indikator tersebut menjadi bukti bahwa Elvis memamg meninggal pada usia 42 tahun karena sembelit. Elvis, sebagaimana diakui oleh mantan istrinya, Priscilia Presley, adalah seorang pecandu obat bius.

Maka, kematiannya  di kamar mandi  di rumah megahnya langsung dikaitkan dengan kebiasaannya itu. Pernyataan dari bekas dokter  pribadinya juga menguatkan bahwa Elvis benar-benar telah meninggal. Benar begitu? Bukankah Elvis pernah sekali memalsukan peristiwa penembakan dengan pistol berpeluru hampa  yang membuatnya tampak berdarah-darah?

Bagaimana jika kematian pada 1977 itu juga merupakan bagian skenario dirinya dengan motif-motif tertentu? Para ahli berusaha merangkum sederet alasan yang mengungkapkan keanehan terhadap kematian Elvis :

Kejanggalan pada jenazah Elvis.

Keanehan pertama adalah mengapa proses pemakaman dilakukan begitu cepat dan tidak memberi kesempatan kepada penggemar beratnya melihat jenazah untuk terakhir kali. Kecurigaan muncul bahwa jenazah di dalam peti mati bukanlah Elvis, melainkan hanya sebuah patung lilin yang dibuat mirip dengan dirinya.

Dugaan ini menguat setelah beberapa orang di pemakaman meerasakan ada hawa dingin keluar dari dalam peti mati. Timbul pendapat bahwa ada sistem pendingin udara di dalampeti untuk menjaga patung tidak mencair karena panas. Apalagi, berat peti mati tidak wajar mencapai 900 pon. Waktu pemesanannya juga  mengherankan bagi b anyak orang, yaitu satu hari setelah kematian. Padahal, untuk membuat peti khusus seperti itu membutuhkan waktu berhari-hari.

Perbedaan itu menjadi alasan bagi keluarga untuk segera menyelesaikan proses pemakaman karena khawatir penggemar berat  Elvis akan hadir dan dapat mengenali sosok palsu di dalam makam. Kejanggalan lain terlihat pada tangan jenazah yang begitu halus dan mulus, padahalElvis adalah seorang pemegang sabuk hitam bela diri yang diketahui meiliki ruas-ruas jari permukaan tangan yang keras dan kasar.

Saksi-Saksi Yang Melihat Elvis

Dua jam setelah berita kematian Elvis, seseorang bersaksi bahwa ia melihat orang yang sangat mirip Elvis membeli tiket ke Buenos Aires, Argentina secara tunai atas nama John Burrows. John Burrows adalah nama alias Elvis yang sering digunakan untuk bepergian.

Kesaksian Jujur Miss Foster

Wanita ini adalah sahabat yang sempat ditelepon Elvis sebelum kematiannnya. Kepada wanita ini Elvis mengatakan bahwa masalahnya akansegera berakhir dan beberapa hari lagi akan menelepon lagi. Kesaksian wanita ini pun telah berhasil lolos dari alat penguji kebohongan.

Pengirim Bunga Misterius

Mantan kekasih Elvis, Lucy de barbon, menerima kiriman bunga mawar sehari setelah kematian Elvis dengan nama pengirim ‘ El lancelot”. El Lancelot adalah nama kesayangan yang dipersembahkannya untuk Elvis. Lucy mengatakan bahwa hanya mereka berdua yang mengetahui nama panggilan itu. Kiriman itu seakan ingin memberitahukan bahwa dirinya masih hidup Meski ia tidak ingin keberadaannya diketahui Lucy.

Teka-Teki Numerologi

Elvis diketahui sangat gemar permainan dan misteri angka-angka, selain kecintaannya pada Injil. Dua buku kesayangannya, Holly Bible dan Chiro’s Book of Numbers, secara misterius juga menghilang. Para penggemar misteri angka mencoba melakukan perhitungan mengenai tanggal kematian yang ‘sengaja dipilih’ Elvis untuk dirinya.

Tanggal 16 Agustus 1977, jika dijumlahkan akan menghasilkan angka 2001. Angka tersebut merupakan judul film favorit Alvis yang menceritakan pemain utamanya merencanakan kematiannya di dalam kamar mandi. Faktanya, jenazah (mirip Elvis ditemukan terkapar tak bernyawa di kamar mandi. Angka 2001 jika dijumlahkan, sama dengan 3.

Angka ini adalah angka kesuksesan Elvis karena terkait dengan trinitas, Tuhan Bapa’, Tuhan Anak, dan Roh Kudus. Segera setelah kematiannya, seorang penyanyi bertopeng dengan panggilan Orion tampil di panggung. Bentuk tubuh dan suaranya sangat mirip dengan Elvis. Ada yang memberi kesaksian bahwa ia melihat ada dua sosok Orion di belakang panggung.

Salah satunya sangat mirip Elvis yang segera memasuki bus ketika sosok Orion satunya lagi muncul. Sebuah penyelidikan dilakukan pada 1981 untuk mengusut sosok Orion. Tapi anehnya tak pernah terdengar lagi namanya dimanapun. Seandainya Elvis benar-benar memalsukan kematiannya, lalu apa motifnya?

Elvis mengalami kerugian investasi bisnis penerbangan dan properti yang melibatkan uang “Fraternity” (bagian dari mafia California). Spekulasi yang muncul , yaitu kecemasannya akan dihabisi mafia. Elvis bekerjasama dengan agen pemerintah untuk membongkar kejahatan mafia tersebut dengan imbalan perlindungan dan pemberian identitas baru oleh pemerintah. Hal ini memang biasa dilakukan agen-agen amerika sebagai program perlindungan saksi.

Elvis juga berkali-kali menerima ancaman pembunuhan akibat ketenarannya. Banyak dugaan bahwa ia ingin menghilangkan diri untuk menghindari segala ancaman pada diri dan keluarganya. Dengan publikasi kematiannya, kekayaannya segera meroket luar biasa. Dugaan ini muncul karena telah memudarnya kepopuleran Elvis karena munculnya The Beatles. Faktanya, hingga 30 tahun lebih kematiannnya, Elvis setidaknya masih menerima US$ 50 juta setiap tahunnya.

Pertanyaan lain muncul, apakah anak Elvis, Lisa Marie mengetahui bahwa ayahnya pernah memalsukan kematian. Kemudian, secara kebetulan menceritakan kepada mantan suaminya Michael Jackson yang kemudian meniru aksi mertuanya itu? Entahlah. (sam/konspirasi dunia/berbagai sumber)

 

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response