Beberapa Hari Mendatang Uni Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Baru pada Belarusia

 

Matamatanews.com, BRUSSEL—Hari Senin (15/11/2021) kemarin, diplomat tinggi Brussel Josep Borrell mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan Uni Eropa akan menjatuhkan sanksi baru kepada Belarusia atas krisis migran setelah menteri luar negeri Blok Eropa memberikan dukungan.

Setelah bertemu dengan para menteri, Borrell mengatakan bahwa sanksi baru akan menghantam”jumlah yang cukup penting” dari individu dan entitas karena “mefaslitasi penyeberangan perbatasan ilegal ke Uni Eropa.”

“Dengan memperluas cakupan sanksi, kami akan dapat menargetkan mereka yang bertanggung jawab untuk mengeksploitasi migran yang rentan,” kata Borrell.

Para diplomat mengatakan hukuman baru itu diperkirakan akan menargetkan sekitar 30 pejabat Belarusia, maskapai penerbangan negara dan agen perjalanan yang dituduh membantu mengantarkan para migran ke perbatasan.

Ribuan migran yang sebagian besar berasal dari Timur Tengah berkemah dalam kondisi yang mengerikan di perbatasan Belarusia-Polandia, terjebak dalam kebuntuan berbahaya dengan Minsk.

Seperti dikutip BOL News dari kantor berita Perancis AFP, Barat menuduh pemerintah Belarusia Alexander Lukashenko mengatur krisis sebagai pembalasan atas sanksi sebelumnya dengan mendorong para migran untuk terbang ke Minsk dan membantu mereka ke perbatasan.

Brussels telah mendorong hubungan transit utama seperti Turki dan Dubai untuk menghentikan penerbangan ke Minsk untuk membendung aliran migran ke negara itu.

Uni Eropa juga mendorong PBB untuk turun tangan menawarkan bantuan kepada pria, wanita dan anak-anak di perbatasan Belarusia.

Blok tersebut telah menempatkan 166 orang yang terkait dengan rezim - termasuk Lukashenko dan putra-putranya - dalam daftar hitam atas tindakan keras terhadap lawan sejak pemilihan yang disengketakan tahun lalu.(esma)

redaksi

No comment

Leave a Response