Banyaknya Petugas Kesehatan Yang Tewas Akibat Peperangan

 

Matamatanews.com, DAMASKUS – Konflik yang terjadi di Suriah telah memakan banyak korban jiwa, para korban bukan hanya dari pasukan pemerintah maupun militan. Namun, warga sipil hingga para petugas medis ikut menjadi korban akibat konflik yang berkepanjangan ini.

Seperti yang dilansir BBC berdasarkan laporan terbaru dari medical jurnal “The Lancet” yang mengatakan lebih dari 800 tenaga medis tewas akibat konflik yang terjadi di Suriah selama 6 tahun terakhir.

Sebagian besar kejahatan perang dan kemanusiaan terhadap para petugas kesehatan tersebut dilakukan oleh rezim Syiah Assad dan sekutunya. Mereka dengan sengaja melakukan penyerangan dengan menargetkan rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan lainnya.

Rezim Syiah Assad menjadikan para petugas kesehatan menjadi sasaran tembak dan serangan udara. Selain itu, The Lancet melaporkan bahwa para petugas medis kerap ditangkap dan disiksa didalam penjara hingga menyebabkan kematian.

95 persen korban yang berasal dari petugas medis merupakan tanggung jawab dari rezim Assad selama melakukan penyerangan ke fasilitas kesehatan di Suriah. Pada Maret 2011 silam, pasukan militer Assad melakukan penyerangan ke rumah sakit setempat dengan melakukan pembersihan atas staf-staf rumah sakit yang dianggap tidak penting.

Selain itu, selama tahun pertama terjadi konflik, pasukan militer Assad melakukan 8 kali penyerangan terhadap fasilitas kesehatan dan membunuh 75 orang petugas medis. Serangan-serangan tersebut dilakukan dengan cara menembakan mortir dan senjata mesin.

Kemudian, pada November 2012 lalu pasukan militer Assad kembali melakukan penyerangan pada rumah sakit Dar al-Shifa di Aleppo. Ditahun-tahun berikutnya, kekerasan yang dilakukan militer Assad terhadap petugas medis kembali terulang dengan menggunakan roket, mortir, rudal, senjata mesin dan sebagainya.

Menurut asisten profesor Fakultas Ilmu Kesehatan di Universitas Amerika in Beirut, Samir Jabbour yang ikut serta menyusun laporan tersebut mengatakan bahwa tahun 2016 kemaren merupakan tahun yang paling mencekam bagi petugas medis yang berada di Suriah. Pasalnya para petugas tersebut sering mendapatkan serangan dari pasukan militer Assad, termasuk juga pembunuhan, penculikan hingga penyiksaan. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response