Bahas Kondisi Militer Menhan AS Dan NATO Adakan Pertemuan

 

Matamatanews.com, BELGIA – Guna membicarakan anggaran militer Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis untuk pertama kalinya adakan pertemuan dengan NATO di Brussels, Belgia.

Meski bertentangan dengan presiden AS, Donald Trump. Pemimpin Pentagon itu menyatakan dukungan kepada lembaga negara Atlantik tersebut dan tetap mendorong 28 negara anggota NATO untuk berkumpul, guna membicarakan peningkatan anggaran militer mereka, walaupun negara Eropa tengah menghadapi masalah finansial.

Jens Stoltenberg, kepala NATO, mengatakan peningkatan anggaran menjadi prioritas negara anggota organisasi tersebut. Pada 2015 lalu mantan Perdana Menteri Norwegia tersebut menyatakan bahwa organisasi itu telah menghentikan potongan anggaran militer dan tahun 2016, meningkatkan jumlah anggaran sebesar 3,8 persen, atau sebesar US$10 miliar.

Sementara, pada pertemuan di Wales 2014 silam, Washington menyatakan bahwa anggota NATO harus menganggarkan dua persen dari pendapatan mereka untuk bidang pertahanan. Namun, hanya disetujui beberapa negara.

Mattis mengatakan pengunduran diri penasihat keamanan nasional Donald Trump, Michael Flynn, tidak akan berdampak pada hubungan AS dengan NATO. Para pemimpin NATO dijadwalkan bertemu presiden Donald Trump untuk pertama kali pada 25 Mei mendatang di Brussels.

Stoltenberg meyakini bahwa Trump tetap berkomitmen pada NATO. Ia juga menampik sejumlah laporan terkait ketegangan yang mungkin terjadi dalam kebijakan AS akibat perbedaan di dalam tubuh pemerintah.

"Yang penting ialah Presiden, Menteri Pertahanan, dan Menteri Dalam Negeri, memiliki pendapat yang sama terkait NATO," ungkap Stoltenberg.

Selain membicarakan anggaran militer, pertemuan di Brussels itu membicarakan Rusia dan ancaman kelompok ISIS. NATO juga tengah menantikan posisi kebijakan baru pemerintahan AS. (Adith/AFP/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response