Babinsa Gancang Dampingi Prosesi Pemakaman Pasien Covid-19

 

Matamatanews.com, BANYUMAS - W (50), warga RT 04 RW 03 Pondok Cabe Udik Pamulang, Tangerang Selatan, saat pulang kampung dirinya menjalani perawatan di RSUD Ajibarang dikarenakan sakit diabetes, paru-paru dan HIV. W dinyatakan meninggal pada Minggu (6/06/2020) malam, setelah menjalani perawatan selama 4 hari. Selanjutnya, jenazah W dimakamkan di TPU Dukuh Anyar, Desa Gancang Kec. Gumelar, Kab. Banyumas. Senin (7/6/2021) dini hari, dengan protokol Covid-19. 

Danramil 14/Gumelar Kapten Cba Budi Priyatno menyampaikan, almarhum W adalah pasien yang sempat menjalani perawatan di Jakarta dengan hasil swab negatif.

"W kemudian pulang kampung dan di rawat di RSUD Ajibarang mulai hari Kamis tanggal 2 Juni 2021. Almarhum sakit diabetes, paru-paru dan HIV, dan sesuai hasil swab dia dinyatakan positif," kata Danramil.

Dalam kesempatan itu Babinsa Desa Gancang Koptu Priyono menyampaikan bahwa dirinya memantau pelaksanaan pemakaman di wilayah binaan,  merupakan tugas dan tanggung jawab dirinya sebagai Babinsa dan aparat keamanan dalam upaya menjaga keamanan wilayah, serta untuk mengantisipasi apabila ada penolakan dari warga setempat.

“Patut kita syukuri prosesi pemakaman dengan Protokol Covid-19 ini dapat berjalan lancar. Semua berkat kerjasama yang baik dari semua pihak. Terimakasih atas kesadaran dan kepedulian masyarakat yang luar biasa dalam mendukung jalannya proses pemakaman. Semoga hal tersebut dapat menjadikan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan terus berupaya mencegah penularan Covid-19," pungkas Babinsa Koptu Priyono. (Jack,hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response