AWAS, VIAGRA DALAM KOPI

 

Matamatanews.com,JAKARTA--MUNGKIN karena belum puas dengan khasiat Viagra sebagai obat perangsang nafsu seks, para pencandu stimulant kimiawi di Australia dan Selandia Bar uterus mencari obat lain yang hasilnya lebih dahsyat. Para pengusaha yan cerdik pun memanfaatkan peluang bisnis ini dengan menawarkan kopi campr Viagra (nama medisnya Sildenafil) yang diklaim khasiatnya lebih jrengg! .Para pengusaha itu berasalan, kopi dan Viagra sama-sama mempengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah untuk mengalirkan darah ke  penis. Diharapkan campuran kedua bahan itu mempercepat proses ereksi dan membantu pengguna mempertahankan kondisi itu untuk menikmati hubungan seksual. Kopi oplosan yang disebut SexPresso dan Rock Hard ini diyakini mampu memberikan efek ereksi maksimal yang bertahan lama.

Meski dikabarkan sudah banyak yang merasakan  kopi oplosan ini, Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) memperingatkan adanya potensi  bahaya di dalamnya. Lembaga sejenis Badan Pusat Pengawasan Obat dan Makanan (BP-POM) di Australia dan Selandia Baru itu meyakini kekuatan alamiah berkhasiat obat itu memicu reaksi yang merugikan kesehatan.
“Analoginya adalah Viagra, sebagaimana obat lainnya, bisa bereaksi dengan bahan alami pada kopi. Belum diketahui pasti apa efeknya, namun bisa berbahaya terutama pada jantung,”demikian kesimpulan FSANZ dalam pernyataan khususnya disebarkan beberapa waktu lalu di berbagai wilayah di Australia dan Selandia Baru. FSANZ menambahkan, siapapun yang sudah pernah mengonsumsi SexPreo dan Rock Hard sebaiknya memeriksakan diri ke dokter sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kopi dan analog Viagra sama-sama mempengaruhi fungsi jantung, diyakini salah satu efeknya ialah gangguan jantung.

Dalam aturan yang berlaku di Australia dan Selandia Baru, makanan dan minuman yang tidak diperuntukkan sebagai obat memang tidak boleh ditambahi senyawa obat. Di Indonesia,aturan ini kurang lebih sama seperti larangan menambahkan bahan obat kimiawi pada jamu tradisional.  Secara medis , kopi memang tidak disarankan untuk diminum bersama dengan obat kimiawi. Para dokter yakin, sifat alamiah pada kopi dapat menghambat penyerapan obat kimia, sehingga khasiatnya tidak lagi manjur. Bahkan zat kafein dalam kopi juga beresiko memicu keracunan, karena bertahan lebih lama di dalam tubuh.

Efek awal yang biasanya langsung dirasakan setelah meminum kopi dengan obat kimiawi ialah jantung berdebar-debar dan susah tidur. Efek samping lain ialah terhambatnya penyerapan obat, sehingga menjadi tidak manjur. Efek ini terjadi pada jeenis obat golongan antidepresan (peredam hormone), serta obat gangguan tiroid dan osteoporosis. Penelitian pada tahun 2008 lalu menunjukkan penyerapan levothyroxine (sejenis obat untuk gangguan tiroid) berkurang 55 persen saat diinum bersama kopi. Demikian juga  dengan alendronate, sejenis obat osteoporosis (pengeroposan ulang) yang penyerapannya juga turun 60 persen.

Pada pasien perempuan , kopi juga mempengaruhi keseimbangan hormonal, sehingga penyerapan beberapa jenis obat bisa mengalami gangguan. Kadar hormone esterogen dan horman lain pada perempuan langsung menurun setelah minum kopi. selain itu, kopi juga bisa dipengaruhi obat-obatan terkait metabolism (pencernaan) dan proses pembuangan ampas (tinja dan air kencing) dari dalam tubuh. Akibatnya seperti dikutip dari NY Time pada (5/12/2011) lalu, kafein akan bertahan lebih lama di dalam tubuh sehingga memberi efek overdosis atau keracunan.

Beberapa jenis antibiotik dan pil KB ternyata dapat menghambat pelepasan enzyme CYP1A2, yang fungsinya ialah membuang sisa metabolism kafein. Menurut penelitian, kafein bertahan beberapa jam lebih lama pada perempuan pemakai pil KB. Meminum kopi dan suplemen berbarengan akan mempengaruhi penyerapan mineral dan vitamin di dalam suplemen. Meminum kopi yang mengandung kafein akan membuat kita sering buang air kecil. Jika suplemen juga diminum bersamaan, maka sejumlah nutrisi penting akan ikut terbuang dengan air kencing.

Mineral seperti kalsium,magnesium,natrium,fostat dan kalium merupakan jenis mineral yang cepat terbuang. Selain kafein juga menghambat penyerapan zat besi,, vitamin A dan B. Zat-zat ini tidak akan ikut terbuang bila suplemen diminum bersama dengan air putih yang tidak mengandung es. Mineral-mineral dalam suplemen memiliki fungsi yang penting untuk tubuh.Kalsium sangat penting bagi perkembangan tulang dan kekuatan gigi yang baik dan menjaga kontraksi otot.Magnesium diperlukan untuk mengubah produk pangan menjadi energy serta menjaga gigi,tulang dan otot yang kuat.

Natrium diperlukan dalam jumlah yag cukup untuk membantu menjaga kadar air tubuh pada tingkat yang normal. Kalium diperlukan untuk memelihara sel-sel tubuh,terutama otot jantung. Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi dan menjaga fungsi sel darah merah,otot dan juga system kekebalan tubuh. Jika memang harus minum kopi dan mengkonsumsi suplemen di pagi hari, mereka harus mengubah sedikit pola konsumsinya. Disaarankan meminum suplemen lebih dahulu, lalu baru meminum kopi minimal dua jam setelah meminum suplemen.

Cobalah mengkonsumsi kafein di sela-sela waktu makan, tapi jangan sebelum atau setelah makan. Kita bisa minum kopi antara waktu sarapan dan makan siang, sehingga bisa memberikan wakti bagi tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan yang dimakan sebelum kafein masuk ke dalam tubuh. Meminum kopi dengan dosis normal memang bisa menjadi pembangkit semangat dan energi. Dosis yang disarankan ialah satu atau dua cangkir sehari semalam. Namun bila sudah berelebihan, zat kafein dalam kopi bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi, meningkatnya kegugupan dan mudah tersinggung.

“Jika titik puncaknya telah tercapai, secangkir lebih kopi tidak lagi mengarah pada peningkatan konsentrasi atau kinerja,”jelas Lucie Nusbaum dari Germany’s Association of Nutritionists. Mengkonsumsi terlalu banyakkopi juga dapat membuat Anda menjadi pecandu kopi. Pecandu kopi biasanya akan menderita sakit kepala karena gejala efek balikan (withdrawal) ketika tubuh tidak memperoleh kadar kafein yang memadai dalam sehari. Akibatnya,pecandu kopi sering gugup dan mudah tersinggung. Mirip dengan mereka sakaw pada alcohol dan obat-obatan terlarang. Efek lain ialah sakit kepala, gangguan pencernaan,gangguang kencing hingga insomnia (tidak dapat tidur).*(Win/Samar)

 

sam

No comment

Leave a Response