AWAS!!! Tertekan di Timur Tengah, ISIS Bidik Asia

Kelompok ISIS tingkatkan kerjasama dengan kelompok-kelompok militan lokal di Asia Tenggara karena terdesak di Timur Tengah.

Matamatanews.com, IRAK – Kelompok ISIS kehilangan teritori di Timur Tengah, diduga kelompok ini meningkatkan kerjasama dengan kelompok militan lokal di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan baru dari Institute for Policy Analysis of Conflict atau IPAC, memperingatkan bahwa pendukung ISIS sedang membangun jaringan di Asia Tenggara. Namun badan-badan penegak hukum nampaknya tidak siap menghadapi ancaman baru ini.

Bersamaan dengan laporan terbaru ini, Direktur ICPAC, Sidney Jones mengatakan “Selama dua tahun terakhir, ISIS telah menyediakan basis kerjasama baru di kalangan ekstremis di kawasan,” katanya. Kelompok ektremis semakin fokus pada kawasan Mindanao, Filipina Selatan. “Kerjasama diantara mereka itu bisa menjadi penting sementara ISIS menderita kekalahan di Timur Tengah, karena insentif untuk melakukan kekerasan di tempat lain meningkat,” tambah Jones.

Dari pemberitaan yang berkembang, saat pasukan Irak merebut Mosul dari ISIS, pemimpin ISIS yang berada disana jumlahnya hanya sedikit. Sebuah pernyataan dari pejabat Irak bahwa pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi bersembunyi di dalam sebuah bunker atau terowongan di dalam kota itu.

Sementara itu pejabat militer dan intelijen Amerika berhati-hati dalam membicarakan pemimpin ISIS dan mewaspadai keberadaannya. Mereka mengakui, beberapa pemimpin ISIS telah meninggalkan Mosul dan menekankan bahwa, serangan yang di lakukan dalam beberapa bulan terakhir ini, memberikan pukulan berat pada kelompok teroris itu.

Ketika serangan udara Amerika berhasil menewaskan juru bicara ISIS dan perencana operasi Abu Mohamad al-Adnani pada 30 Agustus silam, merupakan pukulan terbesar bagi ISIS. Sejak itu serangan udara Amerika dan koalisi menewaskan puluhan pejabat tinggi ISIS di Mosul. [Did/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response