Awas, iPhone Aspal Cina Beredar Bebas

 

Matamatanews.com-JAKARTA—Meski pemerintah Cina telah menggerebek pabriknya di Beijing pada pertengahan tahun 2015 lalu, namun produk iPhone palsu tersebut  tidak menutup kemungkinan bocor beredar ke sejumlah negara ,terutama Asia. Biasanya iPhone ‘aspal’ dijual dengan harga miring, dengan janji garansi satu tahun.”Tapi tergantung perjanjiannya mau bagaimana. Yang jelas harganya terjangkau dan bisa nego. Kalau soal kualitas hampir sama ,tidak kalah dengan aslinya.Tapi kalau yang biasa pakai orisinal pasti tahu ,mana yang asli mana palsu”, jelas  A Kian salah satu penjual telepon selular dibilangan Mangga Dua,kemarin.

Sejauh ini memang belum ada penjual iPhone aspal yang tertangkap tangan ketika bertransaksi, tapi hal itu bukan berarti barang aspal tidak ada. Biasanya,kata sumber ini ,barang aspal ditawarkan dibawah meja.”Kalau sudah cocok harganya, pembeli diminta menunggu sekitar 15 menit, karena barangnya ada diluar. Dan selama ini berjalan lancar-lancar saja tanpa masalah, karena sudah ada kesepakatan dengan pembeli terlebih dulu,”.

Belakangan ini  pemerintah Cina memang tengah gencar memberantas produk bajakan dan pelanggaran hak cipta,bahkan sebanyak 41 ribu iPhone palsu berhasil disita dari pabrik di Beijing dengan nilai sekitar 256 miliar (120 juta yuan)pada 28 juli 2015 silam.

Sembilan tersangka,termasuk pasangan suami-istri sebagai pimpinan produksi iPhone palsu diamankan pihak keamanan Cina. Pabrik itu ,kata sumber  menyamar sebagai toko reparasi perangkat gadget di pinggiran daerah utara Tiongkok. Juragan pabrik iPhone palsu ini bernama Yu , berusia 43 tahun,sedangkan strinya Xie,berusia 40 tahun. Disebutkan bahwa,kedua pasangan suami istri itu berasal dari Shenzhen dan mengaku baru 6 bulan beroperasi,yaitu sejak Januari 2015.

“Padahal tiga bulan lalu, kepolisian Beijing juga telah menyita 1.400 unit iPhone palsu , ditahun yang sama.Tapi dari  pengakuan para tersangka,mereka sendiri mengakui tidak tahu barang-barang tersebut akan dikirim kemana dan negara mana. Tugas karyawan hanya bekerja,selebihnya para pimpinan yang tahu,” jelas sumber ini di Beijing. Ditambahkan sumber ini, bahwa  produk iPhone aspal rakitan Cina yang digerebek pemerintah Cina telah masuk kesejumlah negara,seperti Amerika Serikat, Taiwan,Hongkong, Singapura, dan Indonesia. Nah,aslikah iPhone yang kita miliki saat ini? Entahlah. (icam/berbagai sumber)

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response