Aturan Main Kampanye Melalui Media

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum, Komisi Penyiaran Indonesia dan Badan Pengawas Pemilu membentuk gugus tugas pengawasan yang bertugas mengawasi penyiaran dan iklan kampanye yang tanyang di media pada pilkada 2017. Kampanye  pada media penyiaran akan dianggap melanggar bila menggunakan isu suku, ras agama, dan antar golongan. Kemudian sengaja memperpanjang durasi penyiaran yang melampaui batas akan di anggap pelanggaran.

Ketua KPU Juri Ardiantoro mengatakan, ada beberapa kriteria yang dibatasi terkait jadwal kampanye melalui media dan durasi kampannye. Juri menambahkan, partai politik dan calon yang akan maju dalam pilkada memaknai masa kampanye sebagai moment untuk menyampaikan visi-misi program.

Ketua badan Pengawas Pemilu Muhammad, menyatakan lembaga penyiaran ialah element penting dalam pilkada. Oleh karena itu, Bawaslu akan terus mengawasi dan mencegah timbulnya kampanye hitam di media. Pelanggaran dalam kampanye akan berakibat sanksi berupa pembatalan pencalonan.

Selain itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Yuliandre Darwis mengatakan, dalam gugus tugas tersebut KPI berwenang untuk menindak lembaga penyiar yang telah melanggar ketentuan saat kampanye sesuai dengan rekomendasi Bawaslu dan KPU. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response