Atasi Kesulitan Air Bersih Anggota DPR RI Salurkan Bantuan Sumur Bor

 

Matamatanews.com, BREBES—Selama ini dibeberapa  Desa di Kabupaten Brebes juga Kabupaten Tegal saat musim kemarau tiba kekurangan air bersih. Warga harus mencari air bersih ke Desa lain atau membeli air bersih bagi yang ekonominya mampu.

Antisipasi kelangkaan air bersih, Anggota DPRI RI Paramitha Widya Kusuma berencana menurunkan bantuan Sumur Bor Air Dalam melalui Kementerian ESDM sebanyak 23 titik di Dapilnya yakni Kabupaten Brebes, Kota Tegal Kabupaten Tegal

Bantuan dimaksud menindak lanjuti prakiraan  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi 30 persen wilayah zona musim (ZOM) yang akan mengalami kemarau lebih kering tahun ini.

“Banyak Desa yang kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba. Baik di wilayah Brebes dan Tegal dan itu terjadi hampir setiap tahun. Untuk itu kami mengupayakan agar masalah tahunan tersebut dapat diatasi " kata Angota Komisi VII DPR RI ini, Minggu, 20 Juni 2020, di lokasi pengeboran sumur Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Menurut Mitha politisi muda PDI Perjuangan , Program penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah sangat membantu kebutuhan air bersih masyarakat di daerah yang kesulitan air bersih.

“Sudah ada delapan titik yang sedang dalam proses pengeboran di Brebes dan sekitarnya.Dua sudah jadi namun karena kondisi yang urgen melihat prediksi BMKG, saya mengajukan  tambahan quota kepada Badan Geologi melalui Kementrian ESDM sebanyak 15 titik lagi,” jelas Paramitha.

Lebih lanjut dijelaskan Kementerian ESDM melalui Pusat Air Tanah Dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi berencana membangun 1.000 sarana air bersih melalui sumur bor untuk masyarakat di lokasi sulit air di seluruh Indonesia pada tahun 2020 .

Pembangunan sarana air bersih melalui sumur bor sebanyak menjadi 1.000 titik dari sebelumnya 750 titik ini merupakan kesepakatan antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM dalam Rapat Kerja antara Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR RI.

“Hal disampaikan Bapak Presiden sampaikan saat rapat terbatas, antisipasi musim kemarau tahun ini, ketersediaan air harus tercukupi. Sehingga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan tidak terganggu,” urai Paramita.

Sementara  Kepala Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, H Edi Riyanto, salah satu penerima  mengaku cukup terbantu dengan pembangunan sumur bor air tanah tersebut.

"Semoga dapat meringankan beban warga yang kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba.Dan saya ucapkan terima kasih atas  aspirasi Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma yang telah membantu kesulitan warga Desa Kalijurang yang setiap tahunnya selalu mengalami krisis air bersih." terang Edi Riyanto ( Purwanto)

 

redaksi

No comment

Leave a Response