Asmara Berujung Maut Bikin Gempar Warga Cempaga

 

Matamatanews.com,SAMPIT— Penemuan mayat di afdeling 22 kawasan PT TASK III  blok P56 pada Minggu ( 10/7/2016) lalu itu bikin gempar warga  Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga,Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),Kalimantan Tengah. Motif pembunuhan yang dilakukan Donny alias Adun (21) terhadap kawan karibnya ,Yoga saputra (19) diduga bermotif asmara.

Yoga Saputra alias Eet yang baru  menikah sekitar dua minggu lalu di temukan telah menjadi mayat di salah satu blok perkebunan sawit di daerah Cempaga. Saat di temukan kondisi mayat dalam keadaan mengenaskan. Tubuh korban dipenuhi luka bekas tusukan dan  wajah  memar bekas hantaman benda tumpul.Tindakan sadis pelaku  diluar batas prikemanusiaan. Pelaku menghujani beberapa tikaman, hingga korban tewas seketika.

Jenazah korban di autopsi di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit oleh dr Ricka Brillianty Zaluchu Sp KF, ahli forensik yang didatangkan dari RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya bersama timnya. Selesai autopsi, jasad korban langsung dibawa keluarga ke Desa Pelantaran untuk dimakamkan.

“Kasus pembunuhan ini motifnya karena si pelaku cemburu karena korban menikahi kekasih pelaku” ujar aiptu edi waluyo kanit reskrim polsek cempaga. Kasus pembunuhan ini sudah di limpahkan dalam penanganan Polres Kotim.

Menurut keterangan keluarga korban, setelah melakukan pembunuhan pelaku mengakui perbuatan itu kepada keluarganya.Dan saat di periksa polisi orang tua korban memberi keterangan berbelit belit dan berusaha menutupi keberadaan pelaku, Sehingga polisi semakin curiga.Tapi polisi tidak mudah terkecoh dan berhasil mendapatkan pengakuan  mengejutkan dari salah satu anggota keluarga korban lalu menciduk pelaku di tempat persembunyiaannya.

Hingga kini keluarga korban belum bisa menerima kematian korban, dan meminta agar  pelaku dihukum seberat beratnya sesuai hukum yang berlaku. Istri korban bahkan masih shock dan pihak keluarga minta agar jangan di wawancara.

“Pelaku dan keluarganya di kenal cukup nakal dan sering membuat ulah saat masih bekerja di perusahaan PT.TASK III” ujar Amat salah seorang security PT.TASK III saat di periksa Rabu (13/7/ 2016) lalu di UNIT 2 Reskrim Polsek Sampit. (Parlin Silitonga/Yudi F/Sulistiono/Samar)

 

 

sam

No comment

Leave a Response