Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Penaggulangan Bencana Alam Di Banjarnegara

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bertindak sebagai pembina pada Apel kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Selain bupati hadir pula Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal,S.T., M.Han. Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, S.H., S.I.K., M.H., M.Si bertempat di depan Pendopo Dipayudha Banjarnegara. Kamis (22/10/2020).

Bupati Banjarnegara dalam sambutannya menyampaikan apel siaga ini bertujuan untuk mengantisipasi bencana tanah longsor, angin kencang, banjir dan gas beracun yang kerap terjadi di wilayah kabupaten Banjarnegara.

Kabupaten Banjarnegara sendiri kata bupati merupakan daerah rawan bencana, 75 persen wilayahnya rawan bencana alam terutama tanah longsor.

Data yang dihimpun sampai dengan 21 Oktober, tanah longsor terjadi sebanyak 101 kali,  banjir  2 kali kejadian, angin kencang 21 kali kejadian, gempa 1 kali kejadian, kebakaran 26 kali kejadian serta erupsi 0 kejadian sehingga total  146 kejadian.

Untuk itu Pemerintah kabupaten Banjarnegara melalui BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) bersama instansi terkait terus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada guna menghadapi terjadinya bencana tersebut.  Tujuannya, agar tidak terjadi lagi bencana yang menimbulkan korban jiwa maupun materiil.

Musim hujan di wilayah Kabupaten Banjarnegara terjadi pada bulan Oktober, puncaknya diprediksi pada bulan Januari sampai Februari 2021. Di bulan berikutnya dimungkinkan intensitas nya rendah, hal itu harus  diantisipasi dengan mengoptimalisasi tata kelola air dari hulu hingga hilir.

"Melalui apel siaga ini Saya berharap akan terjadi sinergitas dan keterlibatan semua pihak untuk berkontribusi secara langsung sesuai fungsi dan peran masing masing. Penanggulangan bencana dan pengurangan resiko bencana merupakan tanggung jawab semua pihak, " kata Budhi Sarwono.

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal,S.T., M.Han. menambahkan, untuk kesiapan di Kodim sendiri saat ini telah menyiapkan siaga pasukan setingkat peleton sebanyak 30 orang.

"Kodim 0704/Banjarnegara secara keseluruhan siap dengan 325 orang. Jadi untuk antisipasi, selain personil juga perlengkapan telah disiapkan. Kodim bersama stakeholder yang ada di Banjarnegara siap mengantisipasi terjadinya bencana ini”, jelasnya. (Pendimbna/Nusa).

 

redaksi

No comment

Leave a Response