Amerika Minta Houthi Hentikan Serangan di Marib Sekaligus Gencatan Senjata

 

Matamatanews.com, YAMAN—Rabu (24/3/2021) kemarin Amerika Serikat memuji keputusan Yaman untuk membersihkan empat kapal bahan bakar untuk masuk melalui pelabuhan Hodeidah dan meminta kelompok Syi’ah Houthi yang didukung Iran untuk menghentikan serangannya di Marib.Dilansir dari Al Arabiyah News, Departemen Luar Negeri mengatakan langkah pemerintah Yaman adalah "langkah ke arah yang benar, tetapi lebih banyak langkah diperlukan, terutama diakhirinya serangan ofensif di Marib dan gencatan senjata yang komprehensif."

Departemen Luar Negeri tidak secara khusus menyebut Houthi , meskipun telah mengkritik kelompok itu karena ofensifnya.

Sejak Presiden Joe Biden menjabat, AS telah kembali tertarik untuk mengakhiri perang selama bertahun-tahun di Yaman. Namun, karena Biden telah melunakkan sikap Washington terhadap Houthi dengan mencabut penunjukan mereka sebagai kelompok teror dan mengeluarkan tiga pemimpin seniornya dari daftar Teroris Global yang Ditunjuk Khusus (SDGT), mereka telah meningkatkan serangan mereka.

Ini termasuk serangan rudal dan drone lintas batas terhadap Arab Saudi dan serangan baru di Marib, salah satu benteng terakhir pemerintah di utara Yaman.

"Kami meminta semua pihak untuk datang ke meja perundingan demi kepentingan Yaman dan rakyatnya," Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dalam pernyataannya.

Price menambahkan: “Aliran bebas bahan bakar dan barang penting lainnya ke dan di seluruh Yaman sangat penting untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan dan kegiatan penting lainnya.

"Bahan bakar harus masuk ke pasar Yaman tanpa penundaan ke rumah sakit, memastikan pengiriman makanan dan akses ke air, dan secara umum membantu meringankan penderitaan rakyat Yaman."

Sebuah tweet dari Biro Urusan Timur Dekat Departemen Luar Negeri mengatakan utusan khusus Biden untuk Yaman, Tim Lenderking, berharap dapat melanjutkan keterlibatannya untuk mempromosikan gencatan senjata dan perjanjian perdamaian yang langgeng di Yaman.

Sejauh ini, Houthi telah menolak proposal gencatan senjata AS serta proposal Arab Saudi yang diajukan minggu ini.

Arab Saudi telah meminta Houthi untuk membuktikan bahwa mereka lebih peduli dengan orang-orang Yaman daripada kepentingan pendukungnya di Teheran.

Komunitas internasional, termasuk Eropa, Amerika Serikat, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa , semua menyambut baik inisiatif Saudi yang diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.(cam/al arabiyah/berbagai sumber)

redaksi

No comment

Leave a Response