Akibat Stress, Bussa Krishna sang Penyembah Donald Trump Akhirnya Meninggal Dunia

 

Matamatanews.com, INDIA—Bussa Krishna, pria yang selama ini dikenal sebagai penyembah patung Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan meninggal dunia di Telangana, India akibat serangan jantung setelah ia berpuasa untuk mendo’akan sang pujaan agar sembuh dari infeksi virus korona COVID-19.

Bussa Krishna telah menyembah patung Donald Trump setiap hari dalam beberapa tahun terakhir, sejak mengetahui bahwa sang pujaan dan istrinya, Melania Trump terpapar COVID-19 ia mengalami depresi berat.Maklum, Bussa selama ini telah membuat patung Trump setinggi 1,8 meter dan memujanya sebagai ‘dewa’, sehingga wajar bila ia mengalami stress setelah mengetahui Trump terpapar COVID-19.

Pihak keluarganya mengatakan bahwa Krishna yang berusia 33 tahun dinyatakan meninggal oleh dokter setelah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Dia mengalami depresi setelah mendengar tentang Trump tertular oleh Virus Corona COVID-19," kata sepupunya B Vivek kepada The Indian Express yang dikutip pada hari Sabtu (17/11/2020) .

"Dia tidak makan dengan benar. Ketika kami membawanya ke rumah sakit, dokter menyatakan dia meninggal. Penyebab kematian adalah serangan jantung."

Seperti diketahui Donald Trump dinyatakan positif mengidap Virus Corona COVID-19  pada awal Oktober dan menerima perawatan medis di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Sebuah memo dari Gedung Putih yang dirilis pada hari Sabtu 10 Oktober 2020, melaporkan bahwa presiden tidak lagi berisiko tertular, meskipun tidak disebutkan apakah dia dinyatakan negatif untuk Virus Corona COVID-19 tersebut. 

Menurut The Hill, Bussa Krishna yang berusia 33 tahun pingsan saat dia sedang minum teh di rumah anggota keluarganya.Ia dinyatakan meninggal oleh dokter setelah dibawa ke rumah sakit.

Dalam sebuah wawancara dengan The Indian Express, sepupu Krishna mengatakan, "Dia (Krishna) mengalami depresi setelah mendengar tentang Trump tertular virus corona."

Sebelumnya, sebuah rekaman memperlihatkan petani berusia 35 tahun yang dijuluki Trump Krishna itu menangis ketika mengetahui bahwa Trump terinfeksi virus dan kemudian menderita depresi.  Seorang juru bicara polisi setempat mengatakan Krishna meninggalkan desanya dua minggu lalu untuk kembali ke rumah orang tuanya.

Menurut sepupunya, Vivek, Krishna tidak menghadapi penyakit atau komplikasi medis apa pun. Namun kondisinya berubah sejak mengetahui Trump dan istrinya, Melania, positif terkena virus tersebut.

Krishna baru-baru ini membagikan banyak video tentang dirinya, yang sering kali menangis, berharap keluarga Trump cepat sembuh di halaman Facebook-nya. Pengabdian Krishna untuk Trump dimulai empat tahun lalu, dilaporkan setelah Presiden AS muncul dalam mimpinya di pagi hari.

Berasal dari desa Konne di distrik Jangaon, Krishna awalnya mulai berdoa pada foto berbingkai Trump. Dia menempelkan foto-foto Trump di dinding rumahnya dan bahkan mulai mengenakan kaos dengan gambar idolanya.

Ke mana pun dia pergi, dia membawa foto berbingkai Trump. Tahun lalu, pria berusia 33 tahun itu memutuskan untuk menghabiskan Rs 2 lakh dan mendirikan patung Trump setinggi 6 kaki di rumahnya.

Patung ini kemudian dikenal sebagai ‘Kuil Trump’. Hal ini  adalah keinginannya untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat sekali ketika dia mengunjungi India awal tahun 2020.(cam/berbagi sumber)

redaksi

No comment

Leave a Response