Akibat Kekeringan, BPBD Banjarnegara Droping Air bersih

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Hingga kemarin, BPBD Banjarnegara masih terus melakukan droping air bersih. Hal ini dilakukan karena hujan belum juga turun. Sebelumnya, Pemkab menyatakan status siaga darurat kekeringan sampai akhir September.Namun sudah melewati pertengahan bulan Oktober, belum juga hujan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rachman menjelaskan hingga Jumat ini  jumlah air bersih yang disalurkan kepada warga sebanyak 2.270.000 liter. “Kita sudah kirimkan lebih dari dua juta liter air bersih atau 454 tangki,” jelasnya. Arief menjelaskan dalam sehari kemarin, dilakukan droping ke lima desa. Dengan jumlah air bersih yang disalurkan dalam sehari kemarin sembilan tangki atau 45 ribu liter. Pertama di Desa Jalatunda Kecamatan Mandiraja. Di Jalatunda, air bersih didistribusikan ke Dusun Krinjing (105 jiwa), Muntang (332 jiwa), Karang Gedang (248 jiwa).

“Total 20 ribu liter atau empat tanki,” jelasnya. Droping juga dilakukan ke Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara. Di Kaliajir, air yang disalurkan sebanyak dua tanki untuk 283 jiwa. “Kami juga melakukan droping ke Desa Tribuana sebanyak 5 ribu liter air untuk 376 jiwa yang tinggal di Dusun III,” jelasnya.

Sementara, di Desa/Kecamatan Pagedongan droping air bersih 5 ribu liter ditujukan bagi warga Dusun II. Penerimanya 54 KK atau 245 jiwa. Dia menambahkan droping air bersih juga dilakukan di Dusun Sembir Desa Duren Kecamatan Pagedongan. “Di Duren, kami menyalurkan lima ribu liter air untuk 185 KK atau 576 jiwa,” jelasnya.

Disamping beberapa daerah yang sudah masuk ke dalam zona merah kekeringan, daerah lain meski tidak masuk ke dalam zona pun merasakan dampaknya. Seperti yang dialami oleh beberapa petani dan peternak ikan. Sudah banyak sekali peternak ikan gagal panen,akibat saluran irigasi yang menjadi topangan air masuk ke kolam kolam, mengalami defisit air yang sangat tinggi, bahkan tidak jarang ikan ikan mati dan terpaksa dilakukan bedah blumbang oleh sebagian besar peternak ikan.(Ros/berbagai sumber)

 

sam

No comment

Leave a Response