Akhirnya Kandidat Menteri Tenaga Kerja AS Undur Diri

 

Matamatanews.com,WASHINGTON—Akhirnya kandidat menteri tenaga kerja Amerika Serikat yang diusung Presiden Donald Trump ,pada Rabu (15/2/2017) lalu mengundurkan diri.Pengusaha makanan cepat saji yang membawahkan restoran waralaba Carl’s Jr ini dinilai kontroversial untuk menjadi menteri tenaga kerja. Akibatnya sejumlah anggota Demokrat maupun Republik di Senat menentangnya.

 "Setelah mempertimbangkan secara masak dan berdiskusi dengan keluarga, saya memutuskan untuk mundur dari pencalonan saya sebagai menteri ketenagakerjaan," kata Puzder dalam pernyataannya.Puzder adalah kandidat pemegang jabatan tertinggi dalam kabinet Trump yang mengundurkan diri.Pengunduran diri Puzder sehari sebelum dirinya dijadwalkan menghadiri sidang pengukuhan di Senat. “Saya tidak akan melayani pemerintahan, tapi sepenuhnya mendukung Presiden dan timnya.”

Sepert dilansir Reuters,Puzder mengakui pada awal bulan ini ia dan istrinya memperkerjakan orang tanpa dokumen sebagai pembantu rumah tangga.Selain itu, dia menghadapi kasus hukum dan keluhan  para karyawan dalam bisnis waralabanya. Puzder dikritik serikat buruh dan dianggap tidak memperhatikan pegawainya.

Sejumlah  anggota dari kalangan Partai Republik telah menyatakan kekhawatiran karena Puzder tidak membayar pajak selama lima tahun bagi seorang pembantu rumah tangga (PRT),demikian laporan seperti dikutip kantor berita Xinhua. Pembantu tersebut bahkan diduga tidak memiliki izin bekerja di Amerika Serikat.

Menurut CNN, pengusaha makanan cepat saji itu dinilai pernah melawan Undang-Undang Perawatan Terjangkau dan hanya membayar upah minimum US$ 15 atau setara Rp 195 ribu.Selain itu Puzder pernah dituduh menyiksa fisik Lisa Henning, yang kini Menjadi Lisa Fierstein mantan istrinya yang menggugat cerai pada tahun 1987.

Sementara itu senator Negara Bagian Vermont,Bernie Sander ,melihat Puzder memang sebenarnya tidak layak dicalonkan sebagai menteri ketenagakerjaan. "Hal yang sebenarnya adalah dilihat dari hubungannya dengan para karyawan di perusahaan yang dipimpinnya, ia tidak layak memimpin suatu departemen yang bertanggung jawab membela hak-hak para pekerja," kata Sander, yang tahun lalu mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrat.

Sedangkan Senator Chuck Schumer ,pemimpin demokrat,meminta Presiden Donald Trump mencalonkan seseorang yang mendukung hak-hak pekerja.”Puzder seharusnya tidak pantas didominasikan memimpin Departemen Tenaga Kerja.Senat Partai Republik jelas mengakui hal itu juga,” kata Chuck Schumer.

Namun senator Mitch McConnel, pemimpin mayoritas senat dari Partai Republik,membela Puzder.”Keputusan Puzder pilihan yang luar biasa,” ujar senator dari Kentucky ini.Apa pun alasannya pengunduran diri Puzder sebagai kandidat menteri tenaga kerja dianggap sebagai kemenangan Partai Demokrat. (samar)

sam

No comment

Leave a Response