Adik Presiden Korut Ancam Korsel dengan Tindakan Militer

 

Matamatanews.com, SEOUL—Tanpa tedeng aling-aling  Kim Yo Jong, adik perempuang orang nomor satu Korea Utara (Korut) mengancam Korea Selatan bahwa ia akan mengambil tindakan militer dan menuduh para aktivis mengirim pamflet anti Pyongyang melintasi perbatasan.

Pada hari Sabtu (13/6/2020) kemarin, Kim Yo Jong menggambarkan Korea Selatan sebagai “musuh” dan memperingatkan negera itu akan segera melihat  runtuhnya kantor penghubung antar Korea”tidak berguna di perbatasan.

Ia mengatakan militer Korea Utara akan menentukan cara untuk membalas kampanye propaganda aktivis yang menargetkan warga Korea Utara.

"Dengan menggunakan kekuatan saya yang disahkan oleh pemimpin tertinggi, partai kami dan negara bagian, saya memberikan instruksi kepada lengan departemen yang bertanggung jawab atas urusan dengan musuh untuk secara tegas melakukan tindakan selanjutnya," katanya dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh Kantor Berita Pusat Resmi Korea Utara.

"Jika saya memberikan sedikit petunjuk tentang rencana kami selanjutnya, pihak berwenang (Korea Selatan) cemas, hak untuk mengambil tindakan selanjutnya terhadap musuh akan dipercayakan kepada Staf Umum tentara kami," katanya seperti dilansir  The New York Post.

"Pasukan kita, juga, akan menentukan sesuatu untuk mendinginkan kebencian rakyat kita dan tentu saja melaksanakannya, saya percaya."

Kim, wakil direktur departemen pertama dari Komite Pusat Partai Buruh yang berkuasa, telah memperoleh kekuasaan yang signifikan selama bertahun-tahun dan bahkan dikabarkan akan menjadi penerus Kim Jong Un pada bulan April ketika spekulasi mengenai keadaan kesehatan penguasa.

Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir , dengan para pejabat Korea Utara menyatakan frustrasi atas pembicaraan nuklir yang terhenti dengan pemerintahan Trump - diskusi yang didukung oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.(cam)

redaksi

No comment

Leave a Response