Adik Kim Jong Un Sebut Kesepakatan Pakta Amerika – Korsel Berisiko Tinggi

 

Matamatanews.com, KABUL—Adik perempuan  Presiden Korea Utara Kim Jong-un,  Kim Yo Jong memperingatkan bahwa negaranya akan melakukan lebih banyak unjuk kekuatan militer sebagai tanggapan atas kesepakatan baru antara Korea Selatan dan Amerika Serikat untuk mengintensifkan penangkalan nuklir guna menghadapai ancaman dari Pyongyang.

Menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea KCNA yang dikutip Kantor Berita Afghanistan Bakhtar News Agency (BNA), kesepakatan yang dicapai antara Washington dan Seoul pada minggu ini untuk menopang keamanan nuklir Korea Selatan hanya akan memperburuk situasi dan menunjukkan permusuhan “ekstrim” terhadap Korea Utara, kata Kim Yo Jong pada hari Sabtu (30/4/2023).

Menurut komentar yang diterbitkan Kantor Berita Pusat Korea KCNA, Korea Utara kini yakin bahwa mereka harus lebih menyempurnakan “penangkal perang nuklir”, kata Kim Yo Jong.

Perjanjian Amerika Serikat-Korea Selatan "hanya akan membuat perdamaian dan keamanan Asia Timur Laut dan dunia terekspos pada bahaya yang lebih serius, dan ini adalah tindakan yang tidak akan pernah bisa diterima", katanya.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea, mengkritik komentar Kim Yo Jong, dengan mengatakan bahwa "bahasa kasarnya" menunjukkan "tingkat rendah" rezim di Korea Utara, tulis  kantor berita Korea Selatan, Yonhap.(cam)

redaksi

No comment

Leave a Response