9 Orang Tewas Pasca Gempa Berkuatan 5,7 Guncang Perbatasan Iran

 

Matamatanews.com, ANKARA—Lebih dari 1.000 bangunan runtuh dan membuat orang-orang terlantar di bawah puing hanya beberapa minggu setelah gempa kuat menewaskan lebih dari 40 orang.Sembilan orang telah tewas dan yang lain terjebak di bawah bangunan yang runtuh di Turki tenggara setelah gempa berkekuatan 5,7 melanda dekat perbatasan dengan Iran pada hari Minggu, menteri dalam negeri Turki mengatakan ketika tim penyelamat tiba di desa-desa.

Tiga dari mereka yang tewas dalam gempa dangkal adalah anak-anak dan lima orang terluka, kata Suleyman Soylu.Dia mengatakan 1.066 bangunan runtuh.Rekaman TV Turki menunjukkan orang-orang menggali puing-puing dengan sekop, serta dinding luar rumah yang hancur, retakan di jalan dan penduduk di luar di salju.

Pusat Seismologi Mediterania Eropa mengatakan gempa itu memiliki kedalaman 5 kilometer.Para pejabat Iran mengatakan itu dirasakan di negara itu tetapi tidak ada laporan segera kematian.

Lembaga penyiaran publik Turki, TRT World mengatakan, gempa itu melanda sekitar 43 desa di Turki, yang memiliki sejarah gempa bumi yang dahsyat. Ada juga laporan tentang runtuhnya bangunan di kota Van Turki.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat memulai pekerjaan penyelamatan, kata Soylu.

Disilangkan oleh garis patahan utama, Iran dan Turki adalah di antara negara-negara yang paling rawan gempa di dunia.Bulan lalu, gempa bumi di Turki timur menewaskan lebih dari 40 orang dan lainnya di Iran menyebabkan kerusakan struktural pada rumah-rumah tanpa menyebabkan kematian.

Seorang pejabat Iran mengatakan kepada TV pemerintah bahwa tim penyelamat dikirim setelah gempa bumi terbaru. "Sejauh ini, kami belum memiliki laporan kerusakan atau kematian di daerah itu, yang bukan merupakan daerah berpenduduk di provinsi Azerbaijan Barat Iran," kata pejabat itu.

Tetapi pejabat lokal lainnya mengatakan "sangat mungkin bahwa akan ada korban dan kerusakan", televisi pemerintah Iran melaporkan.

Pejabat itu mengatakan gempa itu terasa di beberapa kota Iran, termasuk Khoy, Urmia dan Salmas. Dia mengatakan sekitar 43 desa di Iran terkena dampaknya.

"Desa-desa di daerah itu menderita kerusakan 10 persen hingga 100 persen. Tetapi kami tidak memiliki laporan kematian, hanya cedera," katanya kepada televisi pemerintah.(s/the national)

redaksi

No comment

Leave a Response