6 Days, Kisah Penyelamatan Sandera di Kedutaan Iran di London

 

Matamatanews.com, JAKARTAFilm ini menceritakan tentang aksi penyanderaan di kedutaan Iran di Princes Gate, London, Inggris oleh enam orang yang mengaku dari Front Demokratik Revolusioner Untuk Kemerdekaan Arabistan (Democratic Revolutionary Front for the Liberation of Arabistan, DRFLA) pada bulan April tahun 1980. Sebanyak 26 orang berhasil disandera, dengan tuntutan 91  tahanan Arab yang ditahan di Iran dibebaskan.

Situasi semakin menegangkan dan tidak karuan, sementara diluar sekelompok tentara dengan keahlian terbaik yang diambil dari divisi SAS (Special Air Forces) tengah dipersiapkan untuk melakukan penyerangan dan penyergapan berdarah, sebuah misi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Film besutan  Toa Fraser yang naskahnya ditulis oleh Glen Standring ini terbilang apik dan cukup jeli menempatkan konflik , baik batin maupun emosional dimasing-masing kelompok. Rusty Firmin dari divisi SAS yang pernah dikirim menuju gedung  dan masuk melalui pintu perpustakaan  balakang kedutaan, dalam film ini dijadikan penasihat teknis sehingga  cerita mengalir sesuai kejadiannya.

Film dibuka dengan ketegangan puncak, sekelompok pria bersenjata mendatangi kedutaan Iran di Princes Gate, London, Inggris langsung menembakan senjata sambil mengancam untuk tidak teriak dan meminta semua orang yang ada diruangan untuk berkumpul. Di saat yang sama, Kate Edie, reporter BBC yang tengah berjalan menuju kedutaan melihat salah pria bersenjata di korditor kedutaan tengah berteriak sambil mengancam polisi untuk tidak melakukan perlawanan.

Sebagai wartawan, Kate sadar aksi pria bersenjata di kedutaan yang dilihatnya di koridor itu bukan penjahat biasa tapi merupakan aksi teroris, dan momen tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar publik dan komunitas internasional tahu bahwa kedutaan Iran di Princes Gate, London sedang dikuasai para teroris. Berhasilkah SAS  menyelamatkan para sandera dari terkaman maut para teroris  di dalam kedutaan Iran, seperti keinginan banyak pihak?

Bagi penggemar film kisah nyata, film satu ini rasanya cocok sebagai sajian pelepas penat di akhir pekan, terlebih banyak siasat dan taktik yang ditampilkan sebelum penyerbuan dilakukan ke dalam kedutaan besar Iran oleh pasukan elit Inggris, Special Air Force (SAS).Dorr...(samar)

sam

No comment

Leave a Response