40 Warga Palestina Ditangkap Pasukan Israel di Tepi Barat

 

Matamatanews.com,JERUSALEM—Kamis malam lalu tentara Israel melakukan penyerbuan secara membabi buta ke wilayah Tepi Barat dan menangkap puluhan warga Palestina  termasuk  anggota parlemen .Sedikitnya 40 warga Palestina ditangkap dan 37 lainnya dituding terlibat dengan Hamas.

Penangkapan besar-besaran ini terjadi ketika empat warga Palestina tewas dibunuh  pasukan Israel dalam operasi terpisah selama 24 jam terakhir.Dalam operasinya, militer Israel menyatakan kota Ramallah—ibu kota Palestina saat ini—sebagai zona militer tertutup. 

Penutupan kota itu diumumkan menyusul serangan penembakan dekat pemukiman ilegal Israel, Ofra, di timur Ramallah. Dua tentara Israel ditembak mati oleh seorang Palestina yang tidak dikenal. Zona militer tertutup itu diberlakukan karena pasukan Tel Aviv masih melakukan pencarian orang-orang yang dianggap terkait penembakan tersebut di sekitar jalan masuk dan keluar kota Ramallah.

Tepi Barat adalah merupakan wilayah yang diduduki Israel selam 50 tahun, dan dalam dua bulan terakhir sudah ada tiga penembakan yang dilakukan warga Palestina.Insiden penembakan terakhir menewaskan dua tentara Israel di dekat pemukiman Yahudi.Pelaku berhasil melarikan diri dari tempat kejadian.

Seperti dilaporkan AFP, militer mengumumkan bala bantuan usai terjadinya serangan pada  Kamis (13/12/2018) itu dan melakukan penggerebekan di kota Ramallah dan sekitarnya.

"Pasukan menangkap 40 terduga yang diburu karena keterlibatan mereka dalam kegiatan teror dan kerusuhan dengan kekerasan yang menargetkan warga sipil dan pasukan keamanan," kata pernyataan militer, Jumat (14/12/2018).Sebanyak 37 orang dari mereka diketahui sebagai anggota Hamas, kelompok yang mengklaim dua serangan senjata akhir-akhir ini. Hamas sendiri menolak bertanggung jawab atas insiden penembakan pada Kamis lalu.

Tentara Israel juga tidak mengumumkan penangkapan tersebut dilakukan kaitannya dengan serangan sebelumnya atau bukan. Seperti diketahui, seorang warga Palestina menembak mati dua tentara Israel di sebuah terminal bus di Tepi Barat pada Kamis.

Serangan tersebut dilakukan beberapa jam setelah Israel membunuh dua anggota Hamas yang diburu atas insiden sebelumnya.Penembakan itu terjadi di dekat lokasi peristiwa serupa yang melukai 7 warga Israel , termasuk seorang perempuan hamil yang akhirnya melahirkan secara prematur dan kemudian bayinya meninggal.(bar/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response