33 Orang Tewas Dalam Longsor Salju Ke Dua di Turki Timur, Termasuk Tim Penyelamat

 

Matamatanews.com, ANKARA--Sedikitnya 33 orang dikabarkan tewas dan sebagian besar lainnya terkubur akibat longsoran salju kedua di Turki timur ketika mereka sedang bekerja untuk menyelamatkan dua korban longsoran salju pertama yang menewaskan lima orang setelah menyelamatkan delapan orang lainnya, kata para pejabat di Turki seperti dikutip Reuters, Rabu (5/2/2020) kemarin.

Sedikitnya 33 orang termasuk petugas keamanan tewas dan 53 lainnya terluka, para korban yang tewas  diantaranya 8 personil tim penyelamat, 3 penjaga keamanan, 3 petugas pemadam kebakaran dan 9 warga sipil, kata Gubernur Van Mehmet Emin Bilmez.

Upaya pencarian dan penyelamatan para korban pun kini masih berlangsung bahkan 15 mobil ambulans telah dikirim ke lokasi untuk mengantisipasi longsoran salju susulan yang tidak terduga, tambah Gubernur Van Mehmet Emin Bilmez.

Walikota Bahçesaray Meki Arvas mengatakan tim yang terdiri dari 300 orang telah bekerja untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah badai salju sebelumnya pada 4 Februari, lalu ketika longsoran salju kedua terjadi pada pukul 12:02 siang pada 5 Februari kemarin.

Setidaknya lima orang tewas dalam longsoran salju pertama pada 4 Februari, kata para pejabat. Itu terjadi di distrik Van Bahceesaray selama cuaca buruk dan menabrak minibus yang bepergian di jalan raya Van Bahceesaray.

Sejumlah anggota tim pencarian dan penyelamatan Turki yang diselimuti salju diselamatkan dalam waktu singkat. Menteri Dalam Negeri Süleyman Soylu mengatakan 30 mereka dibawa ke rumah sakit.Dikelilingi oleh gunung-gunung raksasa, Bahçesaray sering menghadapi kondisi musim dingin yang keras.

Otoritas Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan bahwa  59 orang ahli pencarian dan penyelamatan telah dikirim ke lokasi ketika  badai salju pertama terjadi , dan kini 75 penyelamat, 10 Tim Penyelamat Medis Nasional (UMKE) dan petugas pemadam kebakaran turut serta menemani mereka disana. (cam)

Otoritas Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan bahwa 59 ahli pencarian dan penyelamatannya dikirim ke daerah tersebut pada awalnya. Sebuah tim gendarmerie yang terdiri dari 75 ahli penyelamat, 10 anggota Tim Penyelamat Medis Nasional (UMKE) dan petugas pemadam kebakaran menemani mereka, tambahnya.(cam)

redaksi

No comment

Leave a Response