22 Orang Tewas Ditangan Pemberontak Kongo

 

Matamatanews.com, KONGO—Sedikitnya 22 orang tewas dalam serangan semalam di sebuah desa di bagian timur Republik Demokratik Kongo yang dilanda serangan pemberontak Islam, kata pemerintah setempat pada hari Selasa (5/1/2021).Para militan menyerang Senin malam, menewaskan penduduk desa Mwenda dengan parang dan senjata, kata pemimpin masyarakat sipil Jeremi Mbweki.

Ia menyalahkan Allied Democratic Forces (ADF), sebuah kelompok Islam di Uganda yang muncul Iebagai milisi paling mematikan di perbatasan timur Kongo dan diduga meretas hingga tewas sedikitnya 17 orang di desa terdekat pekan lalu.
"Sekarang kami hidup dalam ketakutan total, tidak ada kepastian tentang masa depan," kata Mbweki melalui telepon. Administrator wilayah Beni, Donat Kibwana, mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan ADF bertanggung jawab, tulis Al Arabiya.

Lebih dari 1.000 warga sipil tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan ADF pada 2019 dan 2020, menurut angka PBB, meskipun serangan berulang kali oleh tentara dan penjaga perdamaian PBB terhadap kelompok itu selama dekade terakhir.

Sembilan mayat lagi ditemukan pada hari Senin di desa lain di daerah itu - juga korban dugaan serangan ADF, kata Kibwana seperti dilansir Al Arabiya dari Reuters.

Perbatasan timur Kongo dengan Uganda, Rwanda, dan Burundi telah dirusak oleh serangan milisi, banyak yang terbentuk dari sisa-sisa kelompok yang bertempur dalam perang saudara di Kongo sekitar pergantian abad.

ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas banyak dugaan serangan ADF di masa lalu, meskipun para ahli PBB mengatakan pekan lalu bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi hubungan langsung antara kedua kelompok tersebut.(bar)

redaksi

No comment

Leave a Response