200 Lebih Demonstrans Ditahan Polisi di Minsk

 

Matamatanews.com, MINSK—Dua ratus orang lebih pengunjuk rasa di tahan polisi di Minsk pada hari Minggu (22/11/2020) kemarin, ungkap kepolisian Minsk dalam pernyataanya yang diposting via situs resminya seperti dilansir Kantor Berita Rusia,TASS pada 22 November 2020,kemarin.

"Lebih dari 200 orang ditahan di Minsk atas tuduhan melanggar undang-undang tentang pertemuan massal," kata Natalia, Ganusevich, juru bicara departemen kepolisian Minsk, seperti dikutip, kantor berita Rusia, TASS.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa secara serentak melanda Belarusia terjadi pasca pemilihan presiden pada 9 Agustus lalu, dan aksi protes paling besar terjadi Minsk dan sejumlah kota lainnya pada hari Minggu kemarin.

Akibat derasnya aksi unjuk rasa , stasiun metro terdekat ditutup dan akses internet selular dibatasi pemerintah lokal.”Inilah demonstrasi terbesar yang pernah terjadi pasca pemilihan presiden pada 9 Agustus lalu,” jelas seorang sumber di Minsk.(bar)

redaksi

No comment

Leave a Response